Putera Bangsa Menggugat; selamatkan TNI dari Kepentingan Politik

Jakarta (HSB) – Hubungan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurrahman kabarnya sudah tidak harmonis. KSAD tidak pernah tampak lagi mendampingi Panglima TNI dalam momen-momen besar.

Gelagat ini terendus sejumlah anggota Komisi I DPR. Mereka melihat jika ada Jenderal Andika dalam sebuah acara, di situ pasti tak ada Jenderal Dudung. Begitu sebaliknya.

Misal saja latihan militer gabungan tahunan Super Garuda Shield pada 1-14 Agustus 2022 yang diikuti lebih dari 4.000 tentara dari 13 negara, hanya terlihat Panglima TNI, kemana Jenderal Dudung?.

Ketidakharmonisan Panglima TNI dan KSAD kabarnya berlanjut sampai muncul isu anak Dudung tidak lulus akademi militer karena faktor umur dan tinggi badan.

Melihat situasi dan kondisi ketidakharmonisan ditubuh TNI, Putera Bangsa Menggugat akan mengadakan konferensi pers pada tanggal 13 September 2022 di Istana Negara. Menurut Eko dan Mahes, hal itu dilakukan atas dasar keprihatinan kita terhadap kondisi carut marut di instansi TNI.

“Konflik Andika perkasa dan Kasad Dudung sangat tidak elok jika kita cermati, jangan sampai konflik ini mengorbankan citra dan marwah TNI. Ujar mereka berdua. Senin 12/9/22.

Terakhir Eko dan Mahes mengatakan “Selamatkan TNI dari kepentingan Politik para elit petinggi TNI, TNI sejatinya dari Rakyat Untuk Rakyat bukan Untuk Kepentingan Politik”. Ungkapnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *