Harian Sinar Bogor || Bekasi, Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tahun 2023 telah berlangsung di Aula Kantor BPBD Kabupaten Bekasi, Pada Rabu 12/4/2023
Rakor BPBD tahun 2023 ini dihadiri secara langsung oleh H.Muclis,s,sos,MAP. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten bekasi, Agus Suparno sag.mm Sekretaris BPBD, Dodi Supriyadi SE.mm, Kabit Darurat BPBD Ani Hariyani,km. Kabit Cegah siaga, Kapten inf Sayute Pradodo Danramil 12/ Serangbaru , Kompol R.Sitinjak Wakabag Ops Polres Metro Bekasi, Serta Para Tamu Undangan.
Dalam Sambutan Pembukaan, H.Muclis Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten bekasi mengatakan bahwa pada era saat ini perubahan iklim menjadi hal yang paling ditakuti di seluruh dunia. Sebab, hal itu menyebabkan frekuensi bencana alam mengalami kenaikan yang sangat drastis secara global dan berdampak signifikan terhadap keselamatan manusia. ” Ujarnya
Indonesia menepati 3 teratas paling rawan bencana cara kita ingin naik 81% frekuensi bencana alamnya dari tahun 2010 mencapai 1945 bencana. Di tahun 2022 melompat menjadi 3544, untuk itu berbagai Penanganan Segala sesuatunya Harus kita siapkan ,” Kata Pria Yang menjabat Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi.
Melihat dari adanya peningkatan kejadian bencana itu, Presiden sendiri meminta agar segenap komponen penanggulangan bencana agar selalu siaga dan waspada, baik dalam pra bencana, tanggap darurat maupun pascabencana. ” Paparnya
Presiden berpesan agar hal itu selalu dilaksanakan secara menyeluruh dan berkesinambungan.” Terangnya
Menyikapi Rapat Tersebut Danramil 12 Serangbaru Kapten inf Sayute Pradodo mengatakan Koordinasi dari semua pihak BPBD terkait, TNI, POLRI, Relawan Penanggulangan Bencana (PB) Kami Kodim 0509 Kabupaten Bekasi akan selalu siap bersinergi dalam segala Bentuk penanggulangan bencana ,” Ucap Danramil
Kegiatan tersebut sebagai upaya Koordinasi, evaluasi dan Kesiapsiagaan serta berinisiatif untuk melakukan tindakan pencegahan dan pengurangan risiko bencana pada daerah yang sudah terpetakan baik Bencana banjir, Tanah Longsor, Angin Puting Beliung, Gempa Bumi dll. dalam kondisi yang ada pada saat ini masih perlu kita tingkatkan koordinasi lintas sektoral dan Kesiapsiagaan para pelaku kebencanaan dalam upaya pengurangan risiko yang terhadap kemungkinan terjadinya bencana.,” Pungkasnya Danramil.(Red)
