Mensos RI, Tri Rismarini.
Jakarta || Menteri Sosial RI Tri Rismarini melaksanakan Upacara tabur bunga di laut dalam rangka peringatan Hari Pahlawan Tahun 2023.
Tabur bunga tersebut dilakukan di atas Geladak Buritan/Hely Deck KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (992), yang merupakan Kapal Bantu Rumah Sakit TNI Angkatan Laut yang berlayar di Perairan Teluk Jakarta, Jumat, (10/11/2023).
Didampingi dengan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma, dan bertindak sebagai Komandan Upacara Letnan Kolonel Marinir Ahmad.
Hari Pahlawan ke-78 ini bertemakan “Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam memerangi Kemiskinan dan Kebodohan”.
Mensos RI menekankan bahwa kemiskinan dan kebodohan adalah musuh utama yang harus diperangi untuk masa depan bangsa.
“Tema ini diambil dimana Pahlawan saat ini memerangi kemiskinan dan kebodohan yang memang itu musuh utama kita ke depan dan supaya bangsa ini lebih semangat memerangi kemiskinan dan kebodohan,” jelasnya.
Dirinya menyampaikan pula, bahwa semangat pahlawan untuk menolak kalah dan menyerah pada keadaan serta bersama mambangun usaha dan ekonomi kerakyatan yang akan menjadikan Indonesia tumbuh menjadi negara yang makin maju dan sejahtera.
“Sebagai bangsa yang besar yang pasti menghargai jasa para pahlawan kita agar dikenal dan diakui,” imbuhnya.
Sementara itu di tempat lain pada acara yang sama, Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Joko Agus Setyono memimpin upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-78 di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bertempat di Silang Monumen Nasional (Monas) Selatan, Jakarta Pusat, Jumat, (10/11/2023).
Upacara tersebut diikuti Aparatur Sipil Negara di lingkungan Balai Kota DKI Jakarta dan dihadiri pula oleh pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta keluarga pahlawan nasional.
Sekda Joko menyampaikan amanat dengan membacakan teks sambutan Menteri Sosial Tri Rismaharini.
Sekda Joko mengatakan, mengingat negara Indonesia merupakan pasar yang besar dan dikaruniai begitu banyak sumber daya alam yang luar biasa, seperti tanah yang subur, hasil laut yang berlimpah, kandungan bumi yang menyimpan beragam mineral.
Dengan kekayaan yang berlimpah, lanjut Sekda Joko, dapat menjadi bekal bagi bangsa Indonesia untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan yang kala itu hanya menggunakan bambu runcing, namun mampu menghadapi musuh pada pertemputan 10 Nopember 1945.
“Pada saat itu, rakyat bergandengan tangan dengan para tokoh masyarakat dan pemuka agama berikut pengikutnya, laskar-laskar pemuda, serta pejuang dari seantero Nusantara melebur menjadi satu,” ujar Sekda Joko.

Sekda Joko menegaskan, semangat yang membawa bangsa Indonesia menolak kalah dan menyerah pada keadaan telah menyatukan rakyat dalam upaya mewujudkan kehidupan kebangsaan yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur, serta memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik.
“Bersama kita bangun usaha dan ekonomi kerakyatan yang akan menjadikan negara makin maju dan sejahtera. Selamat Hari Pahlawan tahun 2023,” ucap Sekretaris Daerah, DKI Jakarta, Joko Agus Setyono. (AD)

