Mantapkan Kesiapan Menuju WBBM, Lapas Kelas I Makassar Laksanakan Asesmen Internal Zona Integritas
Makassar – Lapas Kelas I Makassar melaksanakan kegiatan asesmen internal Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai langkah strategis dalam memantapkan kesiapan satuan kerja guna mewujudkan reformasi birokrasi yang berintegritas serta peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini menjadi tahapan awal yang krusial dalam memastikan seluruh indikator dan area perubahan WBBM dapat dipenuhi secara optimal dan berkelanjutan.
Asesmen internal ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memetakan tingkat kesiapan masing-masing area perubahan, mengidentifikasi potensi kendala, serta menyusun langkah perbaikan yang terukur dan sistematis. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Makassar berupaya membangun fondasi yang kuat dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan asesmen tersebut dihadiri langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Kelas I Makassar, Novian Endus Santoso, beserta jajaran pejabat struktural, serta diikuti oleh seluruh pegawai Lapas Kelas I Makassar. Keterlibatan seluruh pegawai ini menunjukkan komitmen bersama bahwa pembangunan Zona Integritas bukan hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, melainkan merupakan kewajiban kolektif seluruh insan pemasyarakatan.
Adapun yang bertindak sebagai tim asesmen dalam kegiatan ini adalah seluruh Pejabat Administrator Eselon III di lingkungan Lapas Kelas I Makassar. Tim asesmen melaksanakan evaluasi secara menyeluruh terhadap kesiapan tim kerja pada setiap area perubahan, meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam arahannya, Plh Kepala Lapas Kelas I Makassar, Novian Endus Santoso, menegaskan bahwa asesmen internal ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi dan penguatan komitmen bersama dalam membangun Zona Integritas menuju WBBM.
“Asesmen internal ini merupakan langkah awal untuk melihat sejauh mana kesiapan seluruh tim dalam mendukung pembangunan Zona Integritas menuju WBBM. Diperlukan keseriusan, sinergi, serta komitmen yang kuat dari seluruh pegawai agar setiap indikator dapat dipenuhi secara optimal,” ujar Novian.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, dalam keterangannya menekankan bahwa pencapaian predikat WBBM harus dibangun melalui perubahan budaya kerja yang berkelanjutan dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Predikat WBBM bukan sekadar target administratif, tetapi merupakan wujud nyata dari perubahan pola pikir dan pola kerja. Seluruh jajaran harus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tegas Sutarno.
Kegiatan asesmen internal yang dilaksanakan pada Rabu (3/2) ini menjadi langkah awal yang sangat strategis bagi Lapas Kelas I Makassar dalam menyukseskan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. Diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh jajaran semakin memahami peran dan tanggung jawabnya masing-masing serta mampu berkontribusi aktif dalam mewujudkan Lapas Makassar sebagai satuan kerja yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima.
(Red)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan