Cegah BBM Subsidi Disalahgunakan, Polres Kuansing Sisir Sejumlah SPBU

KUANSING – Polres Kuantan Singingi menerjunkan personel untuk memantau distribusi BBM di sejumlah SPBU, Kamis (24/9/2026). Langkah ini dilakukan setelah antrean kendaraan mengular dalam beberapa hari terakhir.

Pantauan dilakukan di SPBU Sungai Jering, SPBU Koto Gunung, SPBU Pesikaian Cerenti, SPBU Sako Pangean, hingga SPBU Logas Hilir Singingi. Polisi mengatur antrean, memantau stok sekaligus memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.

Di SPBU Sungai Jering, antrean Pertalite dan Bio Solar sempat panjang. Stok yang sebelumnya hanya 8 ton kini sudah normal kembali menjadi 24 ton. Antrean pun mulai terurai meski masih ramai.

Stok Dicek, Pengisian Jeriken Dilarang

Sementara di SPBU Pesikaian Cerenti, stok tercatat Pertamax 6.992 liter, Pertalite 16.000 liter dan Bio Solar 16.000 liter. Antrean Bio Solar masih didominasi kendaraan roda empat dan roda enam.

Polisi juga memberi peringatan keras ke pengelola SPBU. Pengisian BBM subsidi dilarang menggunakan jeriken, tangki modifikasi, atau baby tank.

“Personel kami melaksanakan pemantauan di sejumlah SPBU untuk memastikan pendistribusian BBM berjalan sesuai ketentuan,” kata Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H.

“Kami meminta pengelola dan operator SPBU untuk tetap mengikuti ketentuan dalam setiap pelayanan,” tegas Hidayat.

Masyarakat juga diimbau tertib antre dan tidak menggunakan bahu jalan agar tidak mengganggu pengguna jalan lain.

(red)

Exit mobile version