Pembangunan Bendungan Leuwi Runtah Project On Progress Capai 65 Persen Estimasi Pelaksana Di Lapangan

SUKABUMI (HSB) – Melalui BPBD kabupaten Sukabumi, besar bendungan di sungai Cimandiri yang di kerjakan oleh CV Arrahmah dengan pagu anggaran Rp 2.358.593.64,40,- pembangunan tersebut berlokasi di Cibuntu tepatnya leuwi runtah Kecamatan simpenan, Kabupaten sukabumi jawa barat, terpantau dilokasi aman dan lancar. Rabu (12/07/2023).

Sebelumnya kelokasi bendungan terlebih dahulu di temui kepala desanya, Dodi unang dikantornya, konfirmasi terkait pekerjaan bendungan leuwiruntah, paparnya,” bahwa, proses pekerjaannya sampai saat ini berjalan dengan baik, saya tidak pernah mendengarkan persoalan apapaun, dan saya tidak lupa mengucapakan terimakasih diantaranya kepada para rekan media, yang telah membantu ekspose, kebutuhan petani desa cibuntu.

Mengingat juga, selain up pemberitaan, pasalnya, untuk sawah tidak kurang dari 108 (ha) hektare, yang sempat terancam alih fungsi pertanian padi, karena dipastikan pada waktu itu, akibat tidak ada pasokan air, dan itu cukup lama sekali dirasakan, bahkan keluhannya langsung smapai terdengar dan tetlihat oleh saya sendiri pada waktu itu, beban berat khusus bagi saya sendiri selaku kepala desanya.

Bahkan sayapun masih ingat,” sempat melakukan aksi, streaming video di tahun 2022, praktek tanam pisang di area pesawan, yang seharusnya padi akan digantukan tanam pisang, artinya saya sangat memikirkan kepentingan pertanian masyarakat.

Karena banyak infrastruktur di desa cibutu perlu dituntaskan selain daripada bendungan, dan jelasnya jika tidak di topang dengan anggaran lebih besar lagi oleh pemerintah, melalui sektoral dapat diyakinkan bendungan tidak akan tuntas.

Apalagi kalau hanya mengandalkan anggaran dari Dana Desa, jauh saya rasa dari kemampuan, disamping dapat meningkatkan ketahanan pangan masyarakat, dan perekonomian kedepan, malui bidang pertanian dan pasca bendungan leuwi runtah selesai pastikkan lebih meningkat, Alhamdullialah syukur nikmat yang luar biasa,” terangnya.

Selanjunya kades katakan, bisa dilihat nanti di lokasi prorses pengerjaannya, dan saya berharap pula pekerjaan sesuai dari semua rencana yang di buat terutama hal segi kualitas, mendorong kegiatan tersebut, aman tidak ada indikasi apapaun, saya beserta masyarakat, sama halnya sebagai penerima manfaat, kalau pantauan dilokasi pekerjaan kami pemdes gencat bahkan terus di awasi jalannya proyek bendungan.

Tambahan dari saya,” berikutnya terkait jaringan irigasinya, yaitu tidak kurang dari dua kilometer terbentang nyambung kelokasi bendungan leuwiruntah, satu kilometernya sudah dibangun oleh pemdes, tinggal sisanya satu kilometerlagi, dan ada persoalan titik yang memang rawan longsor
bahkan pakta sekarang tanggul irigasinya jebol.

Harapannya, kepada pemerintah pasca bendungan leuwiruntah selesai itupun sama, dapat di selesaikan, kepada dinas pertanian agar disinggung,” cetusnya.

Di tempat terpisah, di temui yang kerap dipanggil Dedih, selaku pelaksana peroyek bendungan leuwi runtah, ketika di konfirmasi jelasnya,” terkait pekerjaan sampai dengan hari ini project on progress diangaka 65% estimasi,” ucapnya,

lanjut edih,” terkait tupoksi dipekerjaan, saya sebagai pelaksana di kedepankan, sebabnya CV tersebut harus di jaga marwahnya, untuk melengkapi Term of Reference (TOR)  katakan aanwijzing, sejauh ini dilaksanakan dengan baik, bisa cek kros cek dari material yang ada, dari mulai kerangaka di pembesian dan lainnya begitu juga penerapan kontruksi di bendungan, anggaran ini bukan hanya kontruksi bendungan saja, ada tambahannya, pengadaan jaringan irigasinya yang hasilnya nanti katakan menyerupai U-Ditch sepanjang 70 meter, tinggi 0,8 meter, juga ada bak kontrol nantinya.

Banyak manfaat wujud dari bendungan lewiruntah ini pasca selesai, terutama bisa mengangkat pertanian masyarakat, tinggal pemeliharaan nantinya yang harus di jaga, lalu pekerjaan ini di angka 2 minggu lagi harus rampung,” pungkasnya.

Reporter : Muhtat Bt

Exit mobile version