Melalui Program YES, Mendorong Milenial Di Bantargadung Jadi Pengusaha Yang Maju

Harian Sukabumi || Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng organisasi kepemudaan untuk memastikan regenerasi pertanian berjalan baik. Program tersebut salah satunya direalisasikan melalui program Youth Enterpreneur and Employment Support Services (YESS).

Program YESS merupakan program sinergi antara Kementan dan IFAD yang bertujuan untuk menciptakan kesempatan bagi pemuda-pemudi di wilayah pedesaan untuk mengembangkan ekonomi mereka melalui kewirausahaan pengembangan usaha.

Sebab, sektor pertanian memiliki hubungan yang erat dengan daerah pedesaan, banyaknya lahan yang tersedia menjadi modal utama untuk memajukan sektor pertanian, tak hanya keberadaan lahan, sumberdaya manusia terutama pemuda-pemudi di pedesaan pun tak pelak menjadi modal utama pembangunan sektor pertanian.

Mengingat hal tersebut, maka keterampilan dan kreatifitas dalam mensosialisasikan agar menarik minat para milenial atau masyarakat untuk ikut dan bergabung memajukan usahanya, kemudian di wilayah kecamatan bantargadung yang merupakan sentra pertanian juga di kabupaten sukabumi, melalui program yes, pengusaha pemula di bantargadung harus benar benar didorong.

Prioritas yang ikut dalam pelaksanaan pelatihan mengenal wirausaha diantaranya di bidang pertanian, agar kedepannya bisa menggali potensi usahanya, maka penting ini didorong di wilayah kecamatan bantargadung, dan pada hari ini pelaksana bidang pelatihan, sejumlah 30 orang atau peserta semua milenial, gelar pelatihan untuk peningkatan kapasitas pemuda bidang business motivation pathway,” ucapnya Asep.

Gelar peningkatan kapasitas ini dilaksanakan di kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bantargadung Kabupaten Sukabumi Jawa arat. Kamis (27/07/2023).

Sambut Husni sebut saja, Korwilcam dalam hal ini, di sampaikan nya,” program ini dari IFAD katakan dunia yang bersinergis dengan kementan, adapun saya selaku tadi disebut diatas pelaksana, yang merekrut para peserta, bersama dengan Dinas yang ditunjuk oleh INFD yang bersinergis dengan kementan hanya dalan bidang pelatihan saja, kemudian BPP disini sebagi fasilitas di kegiatan hari ini.

Lanjutnya, akses kedepannya agar para peserta usahanya lebih maju, juga dalam permodalan pun nantinya dibantu, misalnya akses melalui program KUR dari bank atau perbankan, sekaligus kami advokasi bagi mereka.

Pasalnya, biasanya para petani atau mengatasnamakan petani, jika mau ajukan pinjaman ke bank, sulit untuk dijawab, karena mungkin melihat pengembaliannya dari hasil pertanian bisa dibayangkan.

Sedangkan sistem pada bank harus perbulan pengembalian pinjaman dari nasabahnya, mealui program ini para pengusaha pemula, menjadi syarat bidang pelatihan ini dipastikan pinjaman ke bank dipermudah serta tidak dimintai anggunan karena program YES ini pihaknya bang sudah tau, karena kan ini program dari pemerintah melalui kementan,” cetusnya.

Berikutnya inisial Wardah masih korwilcam di sampaikan nya,” pelatihan ini lebih kepada bisnisnya, adapun usaha bidang pertanian itu hanya pengembangan saja,

Adapun peserta yang ada di rekrut pelatihan dilaksanakan hanya satu kali pertemuan namun di kegiatannya ada empat kali pelatihan,

Lalu untuk dorongan mendapatkan modal usahanya nanti bisa melalui projo kredit yang lebih kearah program KUR di bank dan untuk pengembangannya yaitu melalui hibah kompetitif adalah bantuan dalam bentuk modal usaha melalui proses seleksi, dengan harus bener bener menjalankan usahanya.

Tentunya, harus menjadi aspek kemajuan bidang usahanya, dengan mengikuti program “yes” ini ketika mereka ingin mendapatkan bantuan usahanya dipermudah sampai bicara jaminan tadu, maka pihak kami selain pelaksana juga advokasi bagi mereka baik kepada program atau bank atau hibah ,”tentangnya.

Berharap para peserta pelatihan ini, dapat kesempatan untuk kerja lebih maju kedepan, dan peserta yang terjaring melalui program yes ini, dapat menumbuhkan wirausahawan nya kedepan di masing masing desa” pungkasnya.

  • Sumber : Muhtar BT
  • Editor    : MA
Exit mobile version