Opini  

Komisi III DPRD Diminta Tegas Soal Dugaan Penggunaan Hebel Bermutu Rendah di Proyek Pemerintah

Bogor | HSB – Dugaan penggunaan material hebel bermutu rendah pada salah satu proyek pembangunan gedung milik Pemerintah Kabupaten Bogor kembali memantik sorotan. Sejumlah pihak menilai, langkah pengawasan dari legislatif, khususnya Komisi III DPRD, masih belum tampak jelas di lapangan.

Hasil pemantauan media memperlihatkan adanya dugaan penggunaan hebel bekas dan material dengan kualitas yang tidak seragam pada pelaksanaan pekerjaan. Situasi ini dinilai berpotensi menurunkan kekuatan struktur bangunan, terutama pada gedung yang diperuntukkan sebagai fasilitas layanan publik.

Sejumlah pertanyaan pun diarahkan kepada Komisi III selaku mitra kerja bidang infrastruktur.

“Apakah Komisi III telah melakukan pengecekan langsung terhadap kualitas material yang digunakan dalam proyek tersebut? Jika belum, mengapa pengawasan tidak berjalan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan?”

Penggunaan material di bawah standar diyakini dapat berimplikasi pada aspek keselamatan bangunan, terlebih bila gedung nanti memiliki intensitas penggunaan tinggi. Karena itu, muncul desakan agar Komisi III segera mengambil langkah konkret.

“Banyak pihak menyoroti potensi bahaya jika struktur bangunan tidak memenuhi spesifikasi. Apakah Komisi III akan memanggil dinas pelaksana dan kontraktor untuk dimintai pertanggungjawaban?”

Selain itu, publik juga mempertanyakan bagaimana DPRD memastikan tidak terjadi pengurangan kualitas spesifikasi demi kepentingan efisiensi biaya yang berpotensi merugikan keuangan negara.

“Dalam konteks pengadaan barang dan jasa, bagaimana Komisi III memastikan spesifikasi teknis dalam kontrak dipatuhi secara penuh?”

Hingga berita ini ditulis, Selasa (11/11/25) ketua Komisi III DPRD belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penggunaan hebel bermutu rendah tersebut. Redaksi masih melakukan upaya konfirmasi.

(Deva)

Exit mobile version