Kabar dari Tamiang, Rumah Baru Kami di Sebelah Masjid, Masya Allah

ACEH TAMIANG – Rizki bergegas mengirim pesan WA, saat masuk huntara yang bak rumah di komplek.
“Rumah baru kami di sebelah masjid, masya Allah,” tulisnya, Jumat (2/1).
Huntara bertetangga dengan masjid Darusallam menjadi ikon bahwa Aceh adalah Negeri Serambi Mekah Indonesia. Julukan ini, sudah berusia panjang, tatkala penduduk Hindia Belanda naik haji, Aceh merupakan pelabuhan terakhir, kemudian kapal bertolak ke lait luas menuju Jeddah. Banyak yang bertolak ke Aceh dan tinggal di sana terlebih dahulu beberapa bulan, huna menunggu kapal.
Hunian Danantara membuka asa untuk kehidupan Aceh Tamiang lebih baik lagi, usai 37 hari lalu dihondoh kayu dan lumpur.
“Bismillah.. kami tidak sendiri, banyak tangan saudara kami dari berbagai daerah di Indonesia lewat pimpinan bangsa ini, Bapak Prabowo Subianto, berjibaku bantu Aceh Tamiang pulih,”ujar penyintas banjir Aceh Tamiang Rizki lewat pesan WA na ke media.
Rumah sebelumnya ditelan lumpur tak ada yang diharapkan lagi. Bahkan ada yang hanyut dan tidak berbentuk lagi, itulah kondisi saat banjir bandang menerjang Aceh Tamiang 37 hari lalu
Pada awal Januari, Presiden Prabowo datang, meninjau rumah Danantara untuk penyintas korban banjir, bagus dan sangat humanis rumah dibuat Danantara itu.
“600 rumah dalam delapan hari, bukti Danantara serius dan selalu bersama untuk masyarakat Indonesia,”ujar Prabowo dihadapan CEO Danantara Rosan dan COO Danantara Dony Oskaria.
Bahkan Prabawo juga memberi apresiasi kepada direktur BUMN Karya yang bekerja dengan hati tak kenal lelah membangun hunian Danatara yang persisi di pinggir jalan Aceh Tamiang-Langsa di samping Masjid Darusallam.
Huntara adalah hunian sementara, namun kuat kokoh, bersih dan nyaman. Dilengkapi kebutuhan dasar bahkan ada wifi. Di dalam rumah ada dua dipan dan kasur. Untuk anak-anak ada taman bermain.
(***)










