Pasca Bencana Alam Yang Melanda Selatan Sukabumi Kini Menyisakan Banyak Keluhan Dan Kesedihan

Sukabumi | HSB – Bencana yang melanda wilayah selatan Sukabumi pada Rabu 3 Desember 2024 kini menyisakan Kesedihan, setelah kehilangan harta benda bahkan kesehatan.
Salah Seorang warga Purabaya kang Mardi alias kalong menuturkan, bencana alam yang melanda wilayah selatan Sukabumi ini parah, karena tidak hanya titik-titik lokasi banjir saja, tetapi banyak titik longsor dan pergerakan tanah juga, hingga membuat akses jalan rusak bahkan banyak jalan yang terputus.
Sehingga menyebabkan dampak yang sangat krusial bagi warga, karena kebutuhan sehari-hari yang tidak bisa ditunda menjadi terhambat, kan dampak ini juga tidak hanya bagi warga yang langsung terdampak bencana, tetapi berimbas kepada semua, karena segala jenis pasokan kebutuhan warga tidak bisa masuk lantaran aksesnya yang terputus.
Saat ini saja warga selatan Sukabumi ini sudah tidak bisa membeli BBM dan Gas, sementara BBM dan Gas menjadi kebutuhan sehari-hari, dan satu-satunya SPBU di Purabaya sudah kosong tidak lagi mendapatkan pasokan BBM, sementara hanya ada di wilayah kota Sukabumi yang akses jalan nya sudah terputus, imbuh kang Mardi melalu sambungan WhatsAap nya, Minggu pagi 8 Desember 2024.
Disampaikannya lagi kang Mardi kami warga Sukabumi Selatan sudah sangat mengkhawatirkan keadaan ini, situasi dan kondisi saat ini betul-betul hanya mengharapkan pemerintah pusat, melalui kementerian khususnya PUPR agar segara bisa memberikan solusinya, karena infrastruktur jalan menjadi sarana utama aktifnya segala bentuk aktivitas masyarakat, ucap kang Mardi.
Ini menjadi darurat bencana, karena carut marutnya kebutuhan warga ada diselatan Sukabumi saat ini, dari kebutuhan sehari-hari Samapi dengan lumpuhnya perekonomian dan pertanian, ucapnya.
dan akhir dari keluhan kami Warga Pajampangan selatan Sukabumi melalui media sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan pemerintah dalam menyampaikan keluhan kami, karena akses jaringan komunikasi ini lah yang masih lancar karena masih ada kuota, tutupnya.
(Resty Ap)













