Kapolsek Kandis Tinjau Lahan Ketahanan Pangan, Beri Semangat Petani, Tingkatkan Produksi

SIAK – Keseriusan Polri dalam mengawal Program Ketahanan Pangan Nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.

Kapolsek Kandis turun langsung melakukan pengecekan sekaligus memimpin kegiatan penyisipan tanaman jagung pipil yang mati akibat tergenang air di lahan pertanian seluas 15 hektare di Jalan Pencing Lestari RT 03 RW 02, Kampung Jambai Makmur, Kecamatan Kandis, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan bersama Ketua Kelompok Tani Ayu Makmur tersebut merupakan langkah cepat untuk memastikan seluruh areal tanam tetap produktif. Penyisipan dilakukan pada tanaman yang mati akibat curah hujan tinggi dan genangan air, sehingga pertumbuhan jagung tetap seragam dan target produksi dapat tercapai.

Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani, S.H., M.H menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung program strategis pemerintah, salah satunya di sektor pertanian.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, Polri hadir mendampingi para petani mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga masa panen. Kegiatan penyisipan ini merupakan bentuk kepedulian agar produktivitas lahan tetap terjaga dan hasil panen dapat maksimal,” ujar Kompol Herman Pelani.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan swasembada pangan yang menjadi salah satu program prioritas nasional.

Dengan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan lahan jagung seluas 15 hektare tersebut mampu memberikan hasil panen yang optimal serta berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Siak dan Provinsi Riau.

Melalui kegiatan ini, Polda Riau bersama Polres Siak terus menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, mendukung kesejahteraan petani, serta menyukseskan Program Ketahanan Pangan menuju Indonesia yang mandiri, kuat, dan berdaulat di bidang pangan.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *