Peringati HUT ke-81 TNI, 1.600 Personel Gabungan TNI-Polri, Pemerintah dan Buruh Tanam Ribuan Pohon di Siak

SIAK – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia, aksi nyata pelestarian lingkungan skala besar digelar di Kabupaten Siak, Riau, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan bertajuk “Penanaman Sejuta Pohon sebagai Wujud Sinergitas TNI-Polri, Pemprov Riau, Pemda Kab. Siak, dan Buruh Menuju Indonesia Asri” dipusatkan di area PT Bumi Siak Pusako (BSP) Lokasi Sumur NEB 03 & 13 KM 83, Kampung Dayun, Kecamatan Dayun.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP beserta jajaran Forkopimda Riau dan Kabupaten Siak.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel gabungan yang melibatkan sekitar 1.600 peserta dari lima klaster. Rinciannya, 150 personel TNI, 200 personel Polri, 100 warga masyarakat Siak, 250 pekerja perusahaan, serta 900 elemen buruh dan serikat pekerja, seperti KSPSI, KSPSI AGN, KSBSI, FSPMI, FSP-BUN, dan SARBUMUSI.

Turut hadir pula pimpinan perusahaan, PT BSP, PT Arara Abadi, PT RAPP, PT Ekawana, PT BIM, PTPN IV Regional III, BKSDA Riau, LAMR Siak, tokoh masyarakat, dan pelajar Pramuka.

Pada tahap awal penanaman serentak ini, disebar sekitar 2.000 hingga 3.000 bibit tanaman produktif dan pelindung, di antaranya Trembesi, Matoa, dan Petai. Target pengembangan kawasan hijau ini akan mencakup puluhan hektare lahan secara berkelanjutan di kawasan tersebut.

Selain penanaman pohon, sebagai bentuk kepedulian sosial, Kabaharkam Polri beserta rombongan juga membagikan 1.000 paket sembako secara simbolis kepada anggota serikat pekerja dan masyarakat Kampung Dayun.

Dalam amanatnya pada apel gabungan, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar seremoni HUT TNI, melainkan bentuk investasi ekologis jangka panjang bagi masyarakat Riau.

“Konsep ini mengintegrasikan Green Defense dan Green Policing sebagai sarana menumbuhkan kepedulian lingkungan. Menjaga alam berarti alam akan menjaga kita, yang hari ini dibuktikan dengan turunnya hujan sebagai anugerah. Langkah ini strategis untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla),” tegas Mayjen Agus.

Pangdam juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan penghijauan ini sebagai gerakan berkelanjutan yang dilandasi keikhlasan.

“Ini adalah investasi besar untuk anak cucu kita di masa depan. Karena itu, mari kita menanam dengan tulus dan memastikan pohon-pohon yang ditanam hari ini tumbuh serta memberikan manfaat bagi lingkungan,” lanjutnya.

Sementara itu, Kabaharkam Polri Komjen Dr. Herry Heryawan menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari Gerakan Riau CERAH (Cegah, Rawat, Hijaukan) sebagai implementasi Green Policing, sekaligus mendukung Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Secara khusus, Komjen Herry menekankan pentingnya komitmen pasca-penanaman agar aksi penghijauan ini tidak berhenti sebagai simbol belaka.

“Proses penghijauan harus dilaksanakan secara berkesinambungan, mulai dari pemilihan lokasi, pemeliharaan bibit, dokumentasi data penanaman, hingga monitoring setelah kegiatan selesai. Jangan sampai kita pandai menanam, tetapi tidak cukup peduli untuk merawat,” ujar Komjen Herry.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tema HUT ke-81 TNI, yakni “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, di mana sinergi seluruh pihak tanpa memandang latar belakang menjadi modal utama dalam menjaga lingkungan dan mewariskan masa depan yang baik bagi generasi penerus.

Usai prosesi penanaman, bakti sosial dan sesi doorstop bersama media, Kabaharkam Polri beserta rombongan bertolak kembali menuju Pekanbaru.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *