PEKANBARU – Polresta Pekanbaru bersama BNN Kota menggelar razia gabungan di empat tempat hiburan malam (THM), Sabtu (7/11/2026) malam hingga Minggu (8/11/2026) dini hari. Razia ini menyasar penyalahgunaan dan peredaran narkotika di tempat hiburan malam.
Razia dipimpin langsung Kapolresta Pekanbaru, Kombes Ronny Riantoko Eppang, S.I.K., M.M didampingi Kepala BNN Kota Pekanbaru Kombes Dr. Wawan, S.H., M.H serta Kasat Resnarkoba AKP Noki Loviko, S.H., M.H.
“Perjuangan melawan narkoba tidak mengenal waktu. Ini demi menyelamatkan masa depan generasi bangsa,” ujar Kombes Ronny.
Empat THM Disisir
Empat lokasi yang disasar yakni Andrews Party Mart, Live House, Hokki Pub Live Music dan RP International Executive Club.
Sebelum bergerak, seluruh personel gabungan apel kesiapan di halaman Mapolresta Pekanbaru sekitar pukul 23.00 WIB. Razia melibatkan Satresnarkoba, Tim RAGA, Sat Samapta, Sat Intelkam, Si Humas, Dokkes, Si Propam Polresta Pekanbaru, BNN Kota Pekanbaru, Bidlabfor Polda Riau, GRANAT Kota Pekanbaru, Polisi Militer TNI AD, serta Satpol PP Kota Pekanbaru.
Di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan dan tes urine terhadap sejumlah pengunjung. Hasil awal, beberapa orang menunjukkan hasil positif narkotika, sementara lainnya negatif.
Vape Getar Ikut Diperiksa
Tak hanya tes urine, Tim Bidlabfor Polda Riau juga memeriksa langsung perangkat vape atau pod milik pengunjung. Pemeriksaan menyasar vape yang dikenal dengan sebutan Vape Getar atau Pod Getar (PG), untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan zat Etomidate di dalamnya.
Pemeriksaan dilakukan langsung di lokasi menggunakan peralatan khusus yang dibawa Bidlabfor. Langkah ini untuk mengantisipasi modus baru penyalahgunaan narkotika melalui vape.
Dari rangkaian razia, petugas mengamankan sejumlah orang yang diduga terkait penyalahgunaan narkotika untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga mengamankan tiga unit telepon genggam untuk diteliti lebih lanjut.
Sebagai tindak lanjut, petugas akan melakukan pemeriksaan lanjutan, uji cepat barang bukti, serta gelar perkara untuk menentukan langkah hukum berikutnya. Koordinasi dengan BNN dan Jaksa Penuntut Umum juga akan dilakukan.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 03.00 WIB. Situasi selama razia berlangsung aman, tertib, dan terkendali.
“Dibutuhkan keberanian, ketegasan, konsistensi serta sinergi seluruh elemen masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran narkotika,”_ tegas Kombes Ronny.
(red)
