IKTR Kota Pekanbaru, Sanggar Prosa Bhagya Bersama Marawa Sakato Galang Dana Korban Galodo dan Banjir di Maninjau

PEKANBARU – Bencana galodo dan banjir yang terjadi di beberapa nagari di Kecamatan Tanjung Raya Maninjau beberapa waktu yang lalu menjadi keprihatinan baik pemerintah, masyarakat dan tidak terkecuali masyarakat perantau.
Ikatan Keluarga Tanjung Raya (IKTR) Kota Pekanbaru secara spontanitas membuka donasi untuk membantu dunsanak dunsanak di kampung yang terdampak bencana galodo dan banjir di Maninjau.
IKTR Kota Pekanbaru melalui Group Sanggar Prosa Bhagya dan Marawa Sakato mengadakan pergelaran Tambua dan kesenian tradisional Minang di Fly Over Pasar Pagi Arengka.
Penggalangan dana bertujuan untuk membantu dunsanak dunsanak yang terdampak musibah di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Minggu (14/12).
Pengurus IKTR Pekanbaru melalui Sekretaris Umum, Imrunas S Pi Sutan Sari Alam mengapresiasi dan bangga dengan aksi spontanitas Sanggar Prosa Bhagya dan Marawa Sakato yang telah melakukan aksi kemanusiaan dengan menggelar Tambua Tasa.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum IKTR Kota Pekanbaru, Asbi Yasir SH Datuak Tanameh.
“Atas nama masyarakat perantau asal Danau Maninjau yang terhimpun dalam wadah Ikatan Keluarga Tanjung Raya (IKTR) Kota Pekanbaru, berterima kasih banyak kepada Sanggar Prosa Bhagya dan Marawa Sakato atas aksi penggalangan dana ini,” ujarnya.
Asbi Yasir juga menyampaikan bahwa group kesenian tidak hanya memberikan hiburan dan melestarikan budaya dan kesenian tradisional Minang, tetapi terbukti peduli dengan musibah yang dialami oleh masyarakat.
Sementara Kordinator Lapangan (Korlap) Yenrizal Tanjung didampingi Martin Adam mengatakan, aksi penggalangan dana ini Insya Allah akan dilanjutkan pada Car Free Day Minggu depan.
“Hasil pengumpulan dana ini akan diserahkan bagi korban bencana di Maninjau melalui IKTR Kota Pekanbaru,” terangnya.
(red)










