Lapas Sibolga Razia Gabungan Bersama Polres Tapteng dan Denpom, Tak Temukan Narkoba

SIBOLGA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga bersama Aparat Penegak Hukum (APH) melaksanakan razia gabungan kamar hunian warga binaan untuk memperkuat keamanan dan ketertiban serta mencegah peredaran barang terlarang, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan dipimpin Kepala Lapas Kelas IIA Sibolga Tri Purnomo, diikuti pejabat struktural, staf, dan Regu Pengamanan, dengan melibatkan personel Polres Tapanuli Tengah dan Denpom I/2 Sibolga.

Dalam arahannya, Tri Purnomo menegaskan razia ini merupakan komitmen Lapas Sibolga memastikan situasi tetap aman dan kondusif, serta penerapan zero tolerance terhadap narkoba, handphone ilegal, dan barang terlarang lainnya.

Menurutnya, razia sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam memperkuat pengamanan dan mencegah gangguan kamtib.

“Razia ini merupakan bentuk komitmen penuh Lapas Sibolga untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari pelanggaran. Kami tidak memberikan ruang terhadap peredaran narkoba, handphone ilegal, maupun barang terlarang lainnya,” tegas Tri Purnomo.

Razia diawali apel personel dan pembagian regu dipimpin Ka.KPLP Ibnu Taqwim. Petugas kemudian memeriksa menyeluruh 31 kamar hunian, meliputi pemeriksaan badan, barang bawaan, serta isi kamar sesuai SOP dengan pendekatan humanis.

Tidak Ditemukan Narkoba, Tes Urine Negatif

Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan sejumlah barang yang dilarang sesuai tata tertib. Petugas juga tidak menemukan narkoba maupun handphone ilegal.

Selain itu, dilakukan tes urine acak terhadap warga binaan sebagai deteksi dini penyalahgunaan narkoba. Hasilnya seluruhnya negatif. Barang hasil penggeledahan didata dan akan dimusnahkan sesuai ketentuan.

“Pelaksanaan razia gabungan bersama APH telah berjalan dengan baik dan lancar. Petugas mengamankan barang-barang yang tidak sesuai aturan tata tertib dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Namun tidak menemukan narkoba maupun handphone ilegal. Pemeriksaan urine juga menunjukkan hasil negatif,” ujar Kalapas.

Tri Purnomo menambahkan, Lapas Sibolga akan terus memperkuat pengawasan dan melaksanakan razia rutin maupun insidentil. Setiap pelanggaran oleh warga binaan maupun petugas akan ditindak tegas sesuai ketentuan.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *