Surakarta – Rutan Kelas I Surakarta menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 17 setiap bulan. Kegiatan yang berlangsung di halaman Rutan Surakarta pada Rabu (17/06) tersebut menjadi momen istimewa karena seluruh petugas upacara maupun peserta upacara berasal dari warga binaan. Upacara berlangsung dengan khidmat dan tertib sebagai wujud pembinaan karakter serta penanaman nilai-nilai kebangsaan di lingkungan pemasyarakatan.
Upacara diikuti oleh perwakilan warga binaan dari Blok Aruna, Barata, Caraka, dan Diraya. Sementara itu, warga binaan yang tergabung dalam kegiatan kepramukaan dipercaya untuk menjalankan tugas sebagai petugas upacara, mulai dari pemimpin upacara, pembawa acara, pembaca teks Pancasila, hingga pengibar bendera. Penampilan para petugas upacara menunjukkan kedisiplinan dan tanggung jawab yang telah dibina melalui berbagai program pembinaan di dalam rutan.
Pelaksanaan upacara ini merupakan tindak lanjut atas arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mengenai penyelenggaraan Upacara Hari Kesadaran Nasional di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan. Selain sebagai sarana penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran bagi warga binaan untuk meningkatkan rasa cinta tanah air dan kesadaran sebagai warga negara Indonesia.
Kepala Subseksi Administrasi dan Perawatan, Dimas Ronggo selaku inspektur upacara menyampaikan bahwa keterlibatan aktif warga binaan dalam pelaksanaan upacara merupakan bagian dari proses pembinaan kepribadian yang berkelanjutan. Melalui kepercayaan yang diberikan untuk menjadi petugas upacara, warga binaan diharapkan mampu menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, serta semangat nasionalisme yang dapat menjadi bekal positif saat kembali ke tengah masyarakat.
Dengan terlaksananya Upacara Hari Kesadaran Nasional ini, Rutan Surakarta menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat rasa persatuan, meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, serta mendorong warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan produktif di masa mendatang.
(Red)

