Gelorakan ‘Satya Ku Darmakan, Darmaku Ku Baktikan’, Pramuka Kota Bogor Komit Sukseskan Pembangunan Daerah

​BOGOR – Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Kota Bogor berlangsung istimewa dan penuh khidmat. Jajaran pengurus serta anggota Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor dipercaya mengemban amanah mengibarkan Sang Merah Putih di Tugu Kujang, landmark paling bersejarah dan menjadi ikon kebanggaan masyarakat Kota Hujan, Jumat (14/8/2026).

​Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor yang juga menjabat sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor, Denny Mulyadi, bertindak langsung sebagai inspektur upacara dalam momentum bersejarah tersebut.

​Dalam amanatnya, Denny Mulyadi menegaskan pentingnya repositioning Gerakan Pramuka agar tidak sekadar menjadi kegiatan ekstrakurikuler formalis, melainkan menjadi kawah candradimuka utama pembentukan karakter generasi muda yang adaptif, mandiri, dan berintegritas tinggi.

​”Gerakan Pramuka harus menjadi wadah pembentukan generasi yang cinta tanah air, disiplin, bertanggung jawab, mandiri, dan berintegritas. Pramuka Kota Bogor tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus menjadi motor penggerak perubahan sosial yang berdampak nyata,” tegas Denny Mulyadi saat memberikan arahan di Tugu Kujang, Jumat (14/8/2026).

​Ia menambahkan, pengibaran bendera di Tugu Kujang memiliki nilai simbolis yang sangat mendalam. Pengibaran tersebut merupakan pengingat bagi seluruh praja muda karana akan mahalnya harga kemerdekaan yang diraih melalui darah dan pengorbanan para pahlawan bangsa.

​”Ketika Sang Merah Putih dikibarkan di ikon Kota Bogor ini, mari kita tanamkan dalam hati bahwa di balik kibarannya ada sejarah panjang perjuangan para pahlawan. Penaikan bendera ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momen peneguhan kembali semangat persatuan, kedisiplinan, dan tanggung jawab kita sebagai penerus pilar bangsa,” ungkap Denny.

​Lebih jauh, Kak Denny sapaan akrabnya di kepramukaan meminta seluruh jajaran Kwarcab hingga tingkat ranting untuk mentransformasikan Tri Satya dan Dasa Darma dalam aksi-aksi sosial yang menyentuh kebutuhan langsung masyarakat. Pramuka diharapkan hadir memberikan solusi atas persoalan lingkungan hidup, kebencanaan, hingga aksi kemanusiaan di Bogor.

​”Satya kepada bangsa, darma kepada sesama. Saya berharap Pramuka Kota Bogor senantiasa hadir di tengah masyarakat. Jadikan setiap kesempatan sebagai ruang untuk berbuat baik, membantu sesama, dan menghadirkan solusi konkret bagi lingkungan sekitar. Semangat ‘Satya Ku Darmakan, Darmaku Ku Baktikan’ harus menjadi energi yang tidak pernah padam,” lanjutnya.

​Mengakhiri orasinya, Denny Mulyadi mengajak seluruh anggota kepramukaan di Kota Bogor untuk terus menjaga martabat organisasi serta berkolaborasi aktif mendukung percepatan pembangunan daerah.

​”Untuk seluruh Pramuka Kota Bogor, mari jaga Sang Merah Putih, jaga persatuan dan kesatuan, serta jaga nama baik Gerakan Pramuka. Mari bersama-sama berkontribusi mewujudkan Kota Bogor yang semakin maju, berkarakter, dan berdaya saing. Merah Putih berkibar, semangat Pramuka berkobar!” pungkas Denny.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *