Banner IDwebhost
Opini  

Legenda kutukan keris empu gandring

Hariansinarbogor.com- Mengilhami dari kisah legenda kutukan keris empu gandring seketika saya berfikir “apa jangan jangan keris itu berada di tempat tinggal saya sekarang???”

ada hal yang kasat mata ketika melihat situasi yang terjadi di tempat tinggal saya sekarang ini, pasalnya ada problematika yang terjadi seperti layaknya kutukan.

Saya ingat betul hal itu berawal dari tertangkapnya pemimpin dimana tempat saya tinggal sekarang ini dengan kasus penyelewengan uang rakyat demi kepentingan pribadi alias korupsi yang terbukti ditangkap melalui Operasi yang tidak berdarah selayaknya di Rumah sakit yaitu operasi tangkap tangan, kemudian setelah itu posisi pemimpin digantikan oleh wakil nya.

Hari berganti dan tahun pemilihan pemimpin daerah pun kembali digelar, Hal yang tidak diduga atau mungkin sudah digariskan ternyata keluarga dari pemimpin sebelumnya terpilih kembali untuk memimpin daerah tempat saya tinggal sekarang ini.

Awalnya saya berfikir mungkin akan berbeda dan lebih amanah karena akan memperbaiki nama besar keluarga dalam memimpin daerah tempat saya tinggal.

Berjalan hampir setengah masa jabatannya dalam keadaan baik dan nampak tidak ada hal yang mencurigakan dalam kepememimpinan nya.

Sempat saya berfikir bahwa benar pemimpin ini menjalankan roda pemerintahan yang amanah dan untuk memperbaiki nama besar keluarganya yang seolah-olah jabatan pemimpin itu telah terpatri dalam keluarga besar mereka dengan harapan pada pemilihan selanjutnya dapat menjadikan warisan keluarga besar meraka untuk terpilih dan menjabat sebagai pemimpin daerah kembali.

Tapi pikiran itu kembali hancur seketika mendengar dan melihat berita yang menghebohkan diberbagai media bahwa pemimpin tersebut kembali terjerat pidana.

Iya,,, cerita lama mengenai keluarga nya yang dahulu memimpin daerah ini kembali terulang, yang lebih mengerikan lagi ternyata tema penangkapan dan gaya kecurangan yang dilakukannya sama persis dengan pemimpin terdahulu yang notabene masih keluarganya itu.

Ia tertangkap dengan kasus yang sama dan melalui operasi yang tidak berdarah pula yaitu OPERASI TANGKAP TANGAN.(OTT)

Sejenak saya termenung mengapa semua terlihat sama persis, apakah benar keris empu gandring itu sudah berada di daerah tempat saya tinggal sekarang???

Mungkin yang diceritakan dongeng itu bisa saja karangan atau cerita fiksi tapi mengapa seolah-olah kejadian di dunia nyata bisa seperti kutukan yang akan memakan korban, aneh nya sang pelaku apakah memang merencanakan nya atau memang sama sekali tidak mengetahui dan berjalan seperti hal nya kutukan. Tapi setelah saya berfikir keras dalam keheningan malam yang ditemani semilirnya angin sepoi-sepoi mungkin saja keris yang menjadi kutukan tersebut sudah merasuk atau bahkan berubah wujud menjadi bentuk lain yang bernama Uang dan kekuasaan yang bisa mencelakai siapapun yang tamak dan rakus akan kekuasaan.

Cukup sudah saya terjebak oleh perangai dan tampilan yang begitu merakyat sedangkan dibalik itu ada kutukan yang akan memakan korban,lagi dan lagi.

Tentu yang menjadi korban pada akhirnya ialah rakyat yang setia pada daerah tempatnya tinggal.

Renungan malam sang penyusur jalan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *