Banner IDwebhost

Diduga terkesan lamban,Longsor Di Balumbangjaya prioritas pembangunan 2022

Bogor, Hariansinarbogor.com-
Longsor di kampung balumbangjaya RT 01/03 kel.balungbangjaya.kec Bogor barat kota bogor akan menjadi prioritas pembangunan pemda kota Bogor pada tahun 2022 sesuai dengan pengajuan yang sudah di sampaikan kepada Pemda kota Bogor dan dinas terkait,Senin (6/6/2022).

saat awak media memintai keterangan kepada pihak kelurahan Yayah sabagai kasi pembangunan mengatakan longsor ini sudah terjadi di tahun 2017 lalu dan langsor ini bukan pertama kalinya namun sudah 5 kali terjadi dan sudah di lakukan antisipasi oleh pihak badan penanggulangan bencana daerah dengan dibuatkan nya Bronjong,karena tidak sampai keatas akhirnya longsor kembali terjadi di duga tidak kuat menahan beban dan akhirnya ambrol lagi di tahun 2019,”jelasnya”.

lanjut Yayah mengatakan sejauh ini sudah ada pembahasan dari pihak kelurahan kepada pihak kecamatan bahkan pihak dinas terkait.dan rencana nya tahun ini akan di laksanakan pembangunan nya.sesuai perintah pak lurah untuk membuatkan surat lanjutan kepada pihak BPBD,dan sudah di buatkan tinggal menyerahkan saja,”ujar Yayah”.

Yayah menambahkan untuk pelaksanaan pembangunan tembok penahan tanah(TPT) akan di kerjakan pada tahun ini dan sudah ditenderkan.yayah meminta agar pengajuan pembangunan segera di realisasikan karena ini jalan utama menuju kelurahan dan saat ini memang tidak bisa di lalui oleh mobil,pihak kelurahan menginginkan agar pembangunan secepatnya di laksanakan.dan untuk pastinya kapan pembangunan dikerjakan pihak kelurahan tidak tau,namun surat sudah berkali-kali di sampaikan.”ungkapnya”.

saat di mintai keterangan kepada Mirna Kabid PUPR pihaknya membenarkan kalau pihak kelurahan balumbang jaya sudah memberikan konfirmasi,karena untuk pembangunan ini anggaran nya bersumber dari dana bantuan profinsi,untuk teknis pelaksanaan nya Mirna tidak mengetahui karena ada di bidang teknis,rencana nya tahun ini akan di laksanakan pembangunan nya,dan memang wilayah longsor ini sudah beberapa kali terjadi namun Mirna tidak mengetahui persis kapan kejadian nya.dan untuk penganggaran dan pelaksanaan nya ada di bidang teknis.(Saeful Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *