Sukabumi || hariansinarbogor.com – Sekjen DPW LPI (laskar Pasundan Indonesia) Jawa Barat Resty Apriansyah kepada wartawan memberikan konfirmasi nya terkait aksi hari kamis tanggal 27/07/2023 di DPMD, kami LPI tidak akan larut dengan satu persoalan ini saja, pasal nya kami juga masih harus memberikan kontrol terhadap be-berapa instansi lain, artinya tidak hanya di kasus yang lagi hangat di perbincangkan di warung kopi hingg menjadi topik trending berita sejumlah media di Sukabumi khusunya, hingga menjadi penuh riuh ruang publik dengan pemberitaan itu, yaitu mengenai pendampingan hukum yang dilakukan desa-desa di kabupaten Sukabumi ini, kata Resty pada Minggu (30/07/2023).
Sementara itu Pemda kabupaten Sukabumi seakan adem-adem saja dengan riuh nya bola panas yang sudah menjadi sorotan banyak pihak, yang akhirnya bola itu menggelinding kewilayah publik, dan menjadi bola liar dimana masyarakat dapat berasumsi dan beropini.
ada yang mengatakan kalau program pendampingan hukum yang dilakukan pemdes dengan menggunakan anggaran dana desa itu, adalah kesewenang-wenangan Pihak Desa dalam menganggarkan DD, karena mekanisme nya diduga tidak ditempuh, hingg akhirnya ada juga yang menilai tidak akan efektif dan efisien”, itulah asumsi dan opini masyarakat hari ini, dan itu tidak salah, sah-sah saja masyarakat menilai itu, imbuh nya.
kemudian banyak aktivis yang peduli dengan kasus ini, hingga melalui media mereka pun mengatakan kalau program itu belum ada regulasi nya, bahkan dipandang melanggar hukum, itu diantaranya yang dapat kami kutif dari banyak berita dimedia online, tetapi itu kan dipandang semuanya benar, dan puluhan atau mungkin ratusan media yang tertarik dengan kasus itu.
karena belum ada keterangan dari pemerintah daerah kabupaten Sukabumi yang mengatakan kalau kasus ini sudah selsai, dengan mengatakan ini keputusan nya, apakah itu Keputusan nya A atau B, dan sampaikan itu melalui konfrensi pers agar semua kalangan itu mengetahui, kan itu yang ditunggu-tungu banyak pihak,
namun demikian baru belakangan ini DPMD dan inspektorat berjanji kalau pihaknya akan melakukan investigasi cepat dan akurat pada hari Senin besok, ia katakan akan mengundang sejumlah Desa dari 26 kecamatan untuk dimintai keterangan nya, setelah LPI mendesak agar kasus ini segera di sudahi nya, tentu dengan di adakan nya pemeriksaan yang akurat, dan dengan terang benderang harus disampaikan ke publik.
untuk itu juga LPI akan mendukung langkah pemerintah dalam berbagai kebijakan untuk kemajuan Sukabumi yang lebih baik lagi, dan tentu kami LPI tidak akan surut untuk memberikan kontrolnya, karena kami merupakan bagian dari pada kontrol eksternal untuk penyeimbang, kami juga mengapresiasi rekan wartawan dari semua media dalam hal ini sebagai penyumbang kontrol terbesar kepada pemerintahan dan edukasi terhadap masyarakat, ujar Resty Ap saat ditemui di kantornya selepas menghadiri acara HUT media Buser onlinenews.com.
kami juga LPI berterima kasih kepada rekan jurnalis, kami yang selalu update setiap pemberitaan rekan-rekan khususnya berita Sukabumi, pungkasnya.
Muhtar BT

