Banner IDwebhost

Pj Gubernur Agus Fatoni Ungkap Hasil Kinerja Pemprov Sumsel Tahun 2023 Capai Target

Palembang – Kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) sepanjang tahun 2023 telah mencapai target dibuktikan dengan sejumlah keberhasilan yang telah diraih. Hal ini diungkapkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni dalam kegiatan ‘Refleksi Capaian Kinerja Pembangunan Provinsi Sumsel Tahun 2023’ yang digelar di Griya Agung Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (31/12/2023).

Fatoni mengatakan capaian pertumbuhan ekonomi di Sumsel pada triwulan III tahun 2023 tumbuh sebesar 5,08 persen (yoy). Angka tersebut bahkan lebih tinggi jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Di mana angka ini lebih baik dari pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 4,94 persen,” kata Fatoni.

Capaian lainnya juga diraih oleh Pemprov Sumsel, di antaranya tingkat kemiskinan sebesar 11,78 % melebihi target 11,59-12,66 %. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,11 % dan presentase balita stunting sebesar 18,6 %.

Kemudian, Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif 5,97 persen pada Tahun 2022, Indeks Gini 0,399 persen, Indeks Pembangunan Manusia 73,18 persen dan Indeks Pembangunan Gender 92,95 pada Tahun 2022. 

“Indeks Pemberdayaan Gender 74,89 (2022). Selain itu waktu tempuh jalan provinsi (km/jam) 70-80 km/jam. Indeks Kualitas Hidup 72,12 (2022) dan Indeks Reformasi Birokrasi 65,04/(B) 2022,” imbuhnya.

Fatoni menyebut capaian yang telah diraih oleh Pemprov Sumsel itu merupakan hasil kinerja dan kolaborasi serta sinergi dari semua pihak dalam melakukan pembangunan di Sumsel.

“Capaian-capaian yang sudah diraih Sumsel ini tentu atas kerjasama kita semua, capaian ini tidak bisa kita raih kalau kita bekerja sendiri. Maka kebersamaan dan kolaborasi ini akan terus kita lakukan di masa-masa yang akan datang,” ujar Fatoni.

Tercatat sepanjang Tahun 2023, Pemprov Sumsel telah meraih 51 penghargaan bidang tata kelola pemerintahan, bidang ekonomi, bidang infrastruktur, bidang sumber daya manusia dan bidang sosial.

“Penghargaan ini sangat banyak sekali dalam satu tahun. Penghargaan bukan target kita, namun hari ini menjadi indikator kita bahwa banyak yang sudah kita raih bahwa kita berprestasi dan kinerja kita baik. Meski begitu yang terpenting output kita bekerja hasilnya bisa dirasakan,” ucap Fatoni.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *