βMakassar β Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar resmi membuka rangkaian kegiatan Pesantren Kilat dan Lomba Semarak Ramadan, Selasa (24/02). Kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembinaan spiritual bagi para warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih religius dan berakhlakul karimah.
βAcara pembukaan yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat dan tokoh agama, di antaranya βKalapas Makassar, βKetua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), βKepala Bidang Pembinaan Narapidana, βserta penyuluh agama.
βDalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno menyampaikan bahwa Pesantren Kilat ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum bagi warga binaan untuk memperdalam ilmu agama dan memperbaiki diri di bulan yang penuh berkah.
βSegera setelah prosesi pembukaan selesai, kegiatan langsung dilanjutkan dengan sesi pemberian materi pertama. Hadir sebagai pemateri utama adalah KH. Dr. Syahrir Nuhun, Lc., M.Th.I. βDalam tausiyahnya, beliau memberikan pembekalan mengenai esensi puasa dan pentingnya menjaga konsistensi ibadah. Para peserta terlihat antusias menyimak materi yang disampaikan secara mendalam namun mudah dipahami tersebut.
βSelain Pesantren Kilat, semarak Ramadan di Lapas Makassar juga akan dimeriahkan dengan berbagai lomba keagamaan yang diharapkan dapat memotivasi warga binaan untuk terus mengasah bakat dan kemampuan mereka dalam bidang religi.
(Humas)

