Melalui Ikrar Napiter, Lapas Cilegon Dorong Reintegrasi Sosial Berlandaskan Nilai Kebangsaan

CILEGON,INFO_PASS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten. melaksanakan kegiatan Ikrar Narapidana Tindak Pidana Terorisme (Napiter) pada hari Rabu (05/08/2026), sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta membangun komitmen untuk setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi pembinaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung proses perubahan perilaku warga binaan. Melalui ikrar tersebut, para Napiter secara sadar menyatakan komitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, meninggalkan paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa, serta bertekad menjalani kehidupan yang damai, taat hukum, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.

Pelaksanaan ikrar berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Momentum ini menjadi simbol lahirnya harapan baru bagi warga binaan untuk menata masa depan yang lebih baik melalui proses pembinaan yang berkesinambungan di dalam Lapas. Selain sebagai bentuk komitmen pribadi, kegiatan ini juga mencerminkan keberhasilan sinergi pembinaan yang melibatkan berbagai pihak dalam mendukung proses deradikalisasi dan reintegrasi sosial.

Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, menegaskan bahwa kegiatan ikrar bukan sekadar seremoni, melainkan bagian penting dari proses pembinaan yang berorientasi pada perubahan pola pikir, sikap, dan perilaku warga binaan.

“Ikrar ini merupakan wujud nyata komitmen untuk kembali kepada nilai-nilai kebangsaan, menjunjung tinggi Pancasila, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta meninggalkan segala bentuk paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa. Kami berharap komitmen ini menjadi langkah awal bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, sehingga ketika kembali ke tengah masyarakat dapat berperan sebagai warga negara yang taat hukum, produktif, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Raja Muhammad Ismael Novadiansyah.

Lebih lanjut, Kalapas menambahkan bahwa Lapas Cilegon akan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang profesional, humanis, dan berintegritas. Berbagai program pembinaan kepribadian maupun kemandirian akan terus dioptimalkan sebagai bekal bagi warga binaan dalam mempersiapkan diri kembali ke masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Cilegon menegaskan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan Sistem Pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan, pemulihan, dan reintegrasi sosial. Diharapkan, ikrar yang telah diucapkan menjadi landasan kuat bagi para warga binaan untuk terus menjaga komitmennya dalam menjalani kehidupan yang damai, menghormati nilai-nilai kebangsaan, serta berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *