ROHIL – Polres Rokan Hilir bersama Polsek jajaran terus menggencarkan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya dilakukan melalui anouncer keliling menggunakan kendaraan pengeras suara di sejumlah titik aktivitas masyarakat.
Petugas menyampaikan imbauan secara langsung setiap hari dengan menyasar lokasi-lokasi ramai. Di antaranya rumah ibadah, pasar tradisional, permukiman dan perkampungan serta tempat-tempat keramaian lainnya.
Dalam imbauan tersebut, masyarakat diingatkan agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Termasuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran.
Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kabupaten Rohil yang rawan terjadi saat musim kemarau.
Laporkan Titik Api ke Call Center 110
Kapolres Rohil, AKBP Aldi Alfa Faroqi mengatakan kegiatan anouncer mobiling dilaksanakan secara rutin setiap hari sebagai bagian dari upaya pencegahan karhutla.
“Kami terus mengingatkan masyarakat agar bersama-sama mencegah karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kami juga mengimbau masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu api, khususnya di area yang rawan terbakar,” ujar AKBP Aldi, Rabu (09/09).
Menurutnya, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tugas kepolisian. Peran serta masyarakat sangat penting untuk menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran sejak dini.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk peduli dan bersama-sama menjaga lingkungan. Jika melihat adanya titik api atau aktivitas pembakaran lahan, segera laporkan kepada petugas atau hubungi layanan Call Center Polri 110 agar dapat ditangani dengan cepat,” pungkasnya.
(red)
