KUANSING β Polres Kuantan Singingi menggelar Apel Sabuk Kamtibmas Tahun 2026 dengan mengusung tema βSinergi Polri dan Masyarakat sebagai Pelopor Ketertiban”.
Apel yang dilaksanakan di lapangan Mapolres Kuansing ini dipimpin langsung AKBP Hidayat Perdana, Rabu pagi (15/4/2026).
Apel tersebut dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda dan elemen masyarakat di antaranya perwakilan Bupati Kuansing Asisten II Drs. Napisman, perwakilan DPRD Dian Septina, Pabung Kuansing Mayor Inf Lagimin, perwakilan Pengadilan Negeri Teluk Kuantan Budi Setiawan serta sejumlah pejabat utama Polres Kuansing, tokoh masyarakat, tokoh adat hingga organisasi kemasyarakatan.
Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan penyematan Sabuk Kamtibmas secara simbolis serta penyerahan bibit pohon sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan sekaligus kelestarian lingkungan.
Dalam amanatnya, AKBP Hidayat menyampaikan bahwa Sabuk Kamtibmas merupakan konsep pengamanan terpadu yang melibatkan peran aktif masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
βSabuk Kamtibmas ini bukan sekadar program, tetapi gerakan bersama. Masyarakat bukan hanya menjadi objek perlindungan, melainkan juga subjek utama dalam menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing,β ucap AKBP Hidayat.
Ia menjelaskan bahwa melalui konsep ini, seluruh elemen masyarakat mulai dari RT/RW, tokoh agama, tokoh pemuda hingga relawan kamtibmas dilibatkan dalam sistem pengamanan berlapis yang diimplementasikan melalui kegiatan siskamling, ronda malam, edukasi kamtibmas hingga simulasi kesiapsiagaan.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa tujuan utama Sabuk Kamtibmas adalah mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini serta meningkatkan kemampuan deteksi terhadap berbagai ancaman.
βKami ingin membangun efek tangkal yang kuat di tengah masyarakat. Dengan sinergi yang baik, setiap potensi gangguan bisa diantisipasi lebih cepat dan tepat,β tambahnya.
Dalam suasana yang penuh keakraban, AKBP Hidayat Perdana juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kuantan Singingi atas dukungan dan partisipasi aktif dalam menjaga keamanan wilayah.
βKeamanan bukan hanya tanggung jawab Polri. Ini adalah hasil dari kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong kita semua,β ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ke depan tantangan kamtibmas akan semakin kompleks, mulai dari konflik sosial, penyalahgunaan narkoba, kejahatan lingkungan, kenakalan remaja, balap liar hingga potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama menjelang musim kemarau.
Untuk itu, Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada pihak kepolisian atau Bhabinkamtibmas setempat.
βSekecil apa pun informasi yang disampaikan masyarakat sangat berarti bagi kami untuk mengambil langkah cepat dalam menjaga keamanan bersama,β tegasnya.
(red)

