Opini  

Alun-Alun Kabupaten Bogor Tanpa Pagar Pembatas, Simbol Kedekatan Bupati Rudy Susmanto dengan Warga

Bogor | HSB – Wajah baru Alun-Alun Kabupaten Bogor menghadirkan ruang publik yang lebih terbuka bagi masyarakat. Salah satu hal yang mencolok dari penataan kawasan tersebut adalah tidak adanya pagar pembatas yang memisahkan area alun-alun dengan warga yang datang berkunjung. Selasa, (23/6/2026).

Kebijakan itu dinilai menjadi simbol keterbukaan pemerintah daerah terhadap masyarakat. Alun-alun yang berada di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Bogor tersebut kini dapat diakses lebih leluasa oleh warga untuk beraktivitas, berolahraga, hingga menikmati ruang terbuka hijau bersama keluarga.

Bupati Bogor Rudy Susmanto disebut ingin menghadirkan ruang publik yang benar-benar menjadi milik masyarakat. Konsep tanpa pagar pembatas dianggap mencerminkan tidak adanya sekat antara pemerintah dengan warga yang dilayaninya.

“Alun-alun ini bukan hanya menjadi ikon Kabupaten Bogor, tetapi juga ruang bersama bagi seluruh masyarakat. Tidak adanya pagar pembatas menjadi pesan bahwa pemerintah hadir dan dekat dengan rakyat,” demikian pandangan yang berkembang di tengah masyarakat.

Selain sebagai ruang rekreasi, keberadaan alun-alun juga diharapkan menjadi wadah interaksi antara pemerintah dan masyarakat. Warga yang datang dapat menyampaikan aspirasi, kritik, maupun keluh kesah terkait pembangunan daerah melalui berbagai kanal yang disediakan pemerintah.

Dengan konsep terbuka tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya membangun budaya partisipatif, di mana masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga terlibat dalam memberikan masukan demi kemajuan daerah.

Keberadaan Alun-Alun Kabupaten Bogor tanpa pagar pembatas menjadi representasi semangat keterbukaan dan kedekatan pemerintah dengan masyarakat. Ruang publik itu diharapkan dapat menjadi tempat berkumpul yang nyaman sekaligus simbol bahwa pemerintah Kabupaten Bogor selalu membuka diri untuk mendengar suara warganya.

(DevChoz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *