SUKABUMI (HSB) – Dinas pertanian kabupaten sukabumi melaui APBDnya, telah gelontorkan anggaran pengadaan untuk rehab jaringan irigasi, pasalnya sebagai upaya untuk membantu petani dalam mengelola lahan dan mengembangkan pertanian agar dapat menopang perekonomian di pedesaan lebih meningkat.
Poktan albarokah sebagai menyedia sarana irigasinya atau sebagi produksi juga sekaligus pengelola pelaksananya, anggaran melalui dinas tersebut di atas, telah memerima sejumlah anggran yang berikan langsung kepada poktan, pengadaan rehab jaringan irigasi ini, tepatnya wilayah dusun Cibungur RT 005 RW 005 Desa dan kecamatan warungkiara Kabupaten Sukabumi jabar. kamis (06/07/2023).
Salimi (50) ketua poktan barokah mengatakan, bahwa di area pesawahan blok cibungur memiliki lahan yang subur dan sangat potensial untuk diolah oleh petani dengan model bercocok tanam padi,
Tidak kurang sekitar 50 hektare (ha) butuh pasokan air, sehingga di harapkan setelah jaringan ieigasinya selesai, para petani dapat melaksanakan tanam padinya sampai dengan tiga kali panen dalam pertahunnya.
Sebelumnya, area luas lahan ini, hanya mengandalkan air hujan saja, sehingga dalam mencocok tanam sampai dengan berganti ganti dalam pertahunnya, dimana mau jelang musim penghujan petani bersiap menanam padi, jika datang di musim kemarau tanam di ganti tanam sayuran sayuran, sehinga sulit untuk dikhususkan tanam padi, untuk tiga kali dalam pertahunnya,
Tetapi setelah selesai rehab irigasi ini, dapat di pastikan masyarakat akan sejahtra dengan hasil panen padinya, jelasnya program dari pemda benar benar akan terasa oleh petani, kemudian kurangnya pasokan air kesawah tidak dialami lagi.
Dalam hal ini saya merasa puas, karena saya merasa telah berbuat dan memperjuangkan keluhan para petani, terimakasih kepada pemda, khusus dinas pertanian kabupaten sukabumi, lalu saya selaku pelaksana dan bertanggung jawab dalam proyek rehab jaringan irigasi ini, pastinya akan lebih mengedepankan kualitas pada penerapan bahan,” paparnya.
Lanjut bendahara poktan, yang tidak jauh duduknya dengan sekretaris juga ketua terlihat berhadapan, disamping itu sempet terlihat sambil isap sebatang rokok ketua poktan mendengarkan penyampian dari bendahara ketika menjawab nyoal dari media, terkait teknis, ” begini pak, total panjang debenarnya kepada pakta jaringan irigasi sepanjang satu kilometer, Alhamdulillah terserap di tahun 2013 “Rp 95.000.000″ sumber anggaran dari pemda melalui dinas pertanian kabipaten sukabimi.
Lalu, diterapkan sepanjang 560 meter lari, tentunya sesuai pada RAB, tinggi pada pasangan batu 0,90 meter termasuk pasangan pondasi dan tampak jadi bagian atas 0,30 meter termasuk juga sudah di pasangan acian semen, pastinya sepanjang irigasi.
Sekarang poktan barokah akan sampaikan harapan lagi kepada pemda kabupaten sukabumi, setelah irigasi dan belum di kena perbaikan irigasi yaitu pengadaan bendung, bahkan jadi catatan PR kedua kami sebagai poktan.
karena, jaringan irigasi sekarang aliran air kesawah sawah petani, sumber pokok hanya mengandalkan sungai kecil bisa disebut hulu air bagi pesawan petani cibungur, sementara waktu kondisi bendung dengan seadanya, kalau bicara bocor bendung sekarang ini kondisi bocor sangat jelas, karena tidak di tembok.
Berbalik kepada jaringan irigasi, sisa dari total panjang irigasi lebih dari 340 meter, ini hanya sebatas perkiraan sampai dengan ujung area pesawahan,”cetusnya.
Di tempat terpisah mengaku tokoh masyarakat terdeteksi dalam curhatnya,” andai saja di tahun ini semua tunatas jaringan irigasi dari hulu sampai kehilir sepanjang 1000 meter, atau yang ada dan bendung sungai kecil sudah di bangun, saya yakinkan untuk aliran air full kepesawahan, bukan hanya sawah sawah petani saja bahkan saya juga akan membuat kolam budidaya ikan.
Saya selaku masyarakat setempat memberikan apresiasi, kepada pemerintah dan kepada poktan barokah, hanya evaluasi melihat hasil dari pekerjaan oleh saya sendiri, patut angkat jempol “hebat”
” Sekali lagi bener bener peduli terhadap petani baik pemda yang memperhatikan kebutuhan masyarakatnya juga poktan dalam melaksanakan ” ungkapnya.
Reporter : Muhtar Bt

