Lpi Ajak Bupati Sukabumi Dan Beberapa Kepala Dinas Untuk Diskusi Membedah Dugaan Persoalan Penggunaan Anggaran APBD 2023 Dan Perencaan 2024

Sukabumi – Rohmat Hidayat Ketua Umum Laskar Pasundan Indonesia (LPI) kepada awak media mengatakan, pihaknya LPi melayangkan surat permohonan audiensi publik kepada Bupati Sukabumi Dan Sekda Sukabumi beserta beberapa Kepala Dinas yang ada di Pemkab Sukabumi, yang mana hal ini saya lakukan untuk berdiskusi membedah beberapa persoalan, yang sinyalir dan kita diduga keras terjadi ada potensi kerugian pada penggunaan anggaran APBD di tahun anggaran 2023, ujar Rohmat pada (22/03/2024).

Lanjut Rohmat, pihak LPI juga meminta kepada Bupati Sukabumi beserta jajaran untuk membedah perencanaan penggunaan anggaran di tahun anggaran 2024, yang mana di era saat ini publik perlu tahu apalagi mengenai beberapa hal yang perlu jadi perhatian khusus Bupati Sukabumi, dimana masih ditemukan untuk pembangunan yang tidak merata di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Dengan hal itu Lpi mengajak semua Stekholder Pemkab Sukabumi untuk lebih bijak dan lebih mengedepankan sekala pembangunan yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Sukabumi, dimana sudah sangat jelas terkait akses mobilitas masyarakat atau sarana prasarananya masih sangat jauh dari kata layak, salah satunya mengenai dunia pendidikan dengan masih ada daerah yang belum merasakan pendidikan sekolah negeri.

Serta hal hal lain yang memang ingin sekali masyarakat Kabupaten Sukabumi merasakan kehadiran pemerintah serta anggaran Daerah yang begitu besar dapat di rasakan langsung oleh masyarakat, ucap Rohmat.

Maka dengan hal itu juga Lpi mengajak Bupati Sukabumi untuk lebih tegas sebagai pemimpin Daerah dalam hal pemberantasan KKN, yang mana diduga keras masih banyaknya kegiatan penggunaan anggaran negara, yang hanya di jadikan bancakan semata oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga runing pembangunan di wilayah Kabupaten Sukabumi tidak dapat di lakukan dengan baik, imbuhnya.

Hal itu terjadi di karenakan pola dari pelaksanaan pembangunan yang diduga kurang nya pengawasan dari pihak pemerintah, sehingga pembangunan yang seharusnya setiap tahun runing atau bertambah, ini malah hanya setagnan disitu-situ saja atau jalan ditempat, karena dugaan kualitas yang tidak di kedepankan, yang terjadi hanya mengedepankan aspek kuantitas, maka dari itu Lpi mengajak Bupati Sukabumi untuk Diskusi Publik demi untuk mendengarkan langsung Aspirasi dari masyarakat, imbuhnya.

(Resty Ap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *