Setelah Pasang TPT Di Badan Sungai Berikutnya Akan Perbaiki Jembatan Dan Pelebaran Jalan Di TA 2024 Desa Sirnajaya

SUKABUMI (HSB) – Pemdes sirnajaya saat ini sedang realisasikan angaran dari bantuan keuangan dari provinsi, senilai ” Rp 88.700.000″ pada pemasangan tembok penahan tanah tepatnya Jl Citra Asih RT 001/006 kecamatan warungkiara sukabumi jabar.

Tujuan dibangunnya TPT, adalah suatu bangunan yang berfungsi untuk menstabilkan kondisi tanah tertentu yang pada umumnya dipasang pada daerah tebing yang labil, kegiatan pembangunan (TPT) Tembok Penahan Tanah ini dapat melancarkan akses jalan yang digunakan warga Kepala Desa Sirnajaya, Dirman Sudirman pada saat di lokasi menyampaikan,” mengharapkan dengan adanya pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) tersebut dapat menhan tanah yang berikutnya di tahun 2024 akan dibuat jembatan permanen. Senin (24/07/2023).

Saya mengharapkan dengan adanya pembangunan ini selain dapat melancarkan akses aktifitas dan perekonomian warga, masyarakat juga harus tetap menjaga agar nantinya Tembok Penahan Tanah (TPT) ini tetap terawat.

Sementara ini, pemasangan TPT di badan sungai kecil, adalah infrastruktur berkelanjutan, pasca bangunan TPT di tahun berikutnya pembangun jembatan permanen, tentunya tidak bisa sekaligus satu paket TPT dan jembatan di tahun 2023 sekarang ini, sebabnya di sesuaikan dengan anggaran yang masuk ke desa, misalnya priority dana desa, sungai inipun bisa dibangun TPT dengan diuntungkan nya ada bantuan keuangan dari provinsi,

Jadi bertahap, projek TPTnya dari banprov dan projek pembangunan jembatan priority dana desa di tahun 2024, bahkan sudah masuk kepada rencana kerja desa berjangka kedepan, ini penting tau masyarakat, dan program pemdes sekala berkelanjutan salah satunya projek pekerjaan sekarang ini TPT lanjut ke jembatan, senilai tidak kurang dari 300 juta pembuatan jembatan di berikutnya,” cetusnya.

Terakit rencana pembesaran jalan kedepan, melihat sekarang ini jalan hanya bisa dilalui roda dua saja yang aktif dan pejalan kaki sambut kades Dirman Sudirman kepada media mengatakan juga,” persoalan jalan sudah selesai dikondisikan pelebaran, bahkan pemilik pemilik lahan yang tanahnya berdampingan dengan jalan, itu sudah meng iyakan, bahkan progres infrastruktur banyak sambutan positif dari masyarakat.

Mengingat, dua kampung yang selama ini tidak pernah masuk roda empat kedepan harus masuk, bukan hanya untuk peningkatan ekonomi masyarakat, tentunya ada projek pertanian masyarakat yang perlu di tingkatkan, salah satunya jalur jalan maksimal harus masuk roda empat kedepan, sehingga roda empat bisa sampai daerah pertanian masyarakat, jadi jalan dan jembatan disisi lain bisa disebut juga jalan akses usaha pertanian,” terangnya.

Menambahkan,” insyaAllah, kebetulan sekali warga desa sirnajaya, yang mencalonkan diri di DPRD kabupaten sukabumi, akrab dipanggil pak mansur, telah ucapkan kepada saya, akan mendorong keperkim kabupaten sukabumi, terkait perbaikan jalan, mudah mudahan pada saat realisasi, pasca dibangun jembatan langsung perbaikan jalan.

Di tempat terpisah masyarakat desa sirnajaya, pemilik warung saat dimintai keterangan terkait kepala desanya mengatakan,” jelang politik pilkades mendatang berharap, kepala desa sudirman bisa terpilih lagi, dimasa pemerintahannya kebelakang alhamdulilah berjalan dengan baik lancar, terutama dalam regulasi kan anggaran dana desa ke infrastruktur, saya tidak neko neko apalagi dengan mendengar jembatan akan diperbaiki dan jalan nya juga sampai dengan roda empat bisa keluar masuk dengan lancar, memang benar dua kampung yang dimaksud kades terisolir atau sudah lama tidak masuk kendaraan sida empat, apalagi pas bangun pemukiman masyarakat cukup mahal biaya materialnya, saya hanya bisa ucapkan, semoga beliau duduk kembali,” pungkasnya.

Muhtar Bt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *