Cilacap, hariansinarbogor.com
Jalan kendeng tepatnya di gegerkan adanya rombongan sekelompok orang yang Notabenenya anak anak kuliah Akademi Maritim Nusantara Cilacap ada yang membawa Sajam (Senjata Tajam) Kayu balok dan Batu batuan. Mendatangi kost kosan anak anak Nias yang kuliah di AMN sekitar Jam 1:00 pagi dini hari.
Kedatangan mereka tanpa kata langsung ngerusak kontrakan dan memukul dan melukai anak anak Nias yang sedang tidur di kamar kost. Kedatangan mereka langsung meteran listrik di matiin dan mendobrak Kamar lalu memukuli penghuni kost, sehingga berjatuhan Korban anak anak Nias.
Setelah mereka puas memukuli mereka pergi mendatangi Kost kosan anak anak Nias lainnya, hal yang sama mereka lakukan meteran listrik di matiin dan pintu kamar di rusak dan melukai korbannya, setelah itu pergi.
Jumlah korban saat ini anak anak Nias saat media ini melihat langsung Luka Memar dan berdarah enam Orang, dan rumah kost yang rusak ada 2 rumah yang mana rumah kost-kostan yang terletak di RT. 08 RW. 15 Sidanegara Jendela Rumah bagian depan Pecah di lempari Batu. Dan rumah yang terletak di Jl. Kerinci RT. 03 RW. 15 kerusakan pintu kamar kost dan kamar Mandi rusak total.
Ketua RT 08 menyampaikan kepada media ini,, yang mana rumahnya pak RT dengan kost salah satu rumah yang diserang dan dirusak bersebelahan merasa resah karena kedatang orang orang yang melakukan penyerangan ini ada yang bawa kayu, Sajam dan Batu ungkapnya, Dan meminta kepada Aparat Penegak Hukum segera melakukan Penangkapan kepada mereka yang membuat ulah pengrusakan di lingkungannya, mengingat hal ini sudah sering terjadi dan hanya diselesaikan secara kekeluargaan, tanpa ada efek jerat bagi mereka mereka pelaku pengrusakan dan pengeroyokan tersebut.
Ditempat terpisah salah satu warga yang melihat kedatanganΒ pihak berwajib Dua mobil Patroli polisi dari Polresta Cilacap dan Dua unit yang menggunakan kendaraan bermotor sampai dilokasi sekitar jam 3 pagi dini hari. Namun hanya menghimbau untuk membuat laporan, padahal mereka melihat langsung banyak korban yg berdarah, namun tidak ada tindakan untuk membawa korban korban ini untuk di Obatin.
Pagi, Selasa 29 juli 2025 media ini menghubungi Polsek Cilacap Tengah melalui WhatsApp, Kanit Reskrim Polsek Cilacap Tengah dan menyampaikan bahwasanya telah terjadi pengrusakan dan pengeroyokan di wilayah kerjanya, beliau menyampaikan kami sudah mendengar hal tersebut, kami akan mendatangi kampus hari ini, untuk melakukan mediasi perdamaian katanya sambil mengakhiri pembicaraan.
Disisi lain anak anak Nias yang merasa korban meminta kepada Aparat Penegak Hukum, supaya tidak ada mediasi perdamaian dalam masalah ini, kami meminta supaya masalah ini di proses secara hukum yang berlaku di negara ini. Ungkap salah satu Senior dari Nias dan sebagai Alumni Akademi Maritim Nusantara Cilacap.
(Nover)

