Dua Pekan Dikerjakan, Proyek DPT di Cilebut Barat Tanpa Identitas

Bogor | HSB – Pekerjaan pembangunan dinding penahan tanah (DPT) di Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, memunculkan tanda tanya. Hingga sekitar dua pekan sejak dimulai, proyek tersebut berlangsung tanpa papan informasi kegiatan yang lazimnya memuat nilai anggaran, sumber dana, serta identitas pelaksana pekerjaan.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pekerja tengah menyusun batu dan merakit kawat bronjong sebagai struktur penahan tanah di tepi aliran air. Beberapa bagian bronjong sudah terpasang, sementara bagian lainnya masih dalam proses perakitan. Namun tidak terlihat papan proyek yang menjelaskan detail kegiatan tersebut.

Seorang warga sekitar mengatakan pekerjaan sudah berlangsung cukup lama, tetapi tidak ada informasi yang dipasang di lokasi.

“Sudah sekitar dua minggu dikerjakan, tapi tidak ada papan proyek. Biasanya ada keterangan anggaran dan siapa yang mengerjakan,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya. Minggu, (8/3/26).

Ketiadaan papan informasi membuat publik sulit mengetahui asal anggaran proyek tersebut, termasuk nilai pekerjaan dan pihak yang bertanggung jawab. Padahal, dalam praktik proyek pemerintah, pemasangan papan informasi merupakan bagian dari transparansi penggunaan anggaran publik.

Selain itu, kualitas material yang digunakan juga menjadi perhatian. Beberapa pihak mempertanyakan apakah kawat bronjong yang dipasang telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) atau tidak.

Kualitas kawat bronjong dinilai penting karena berfungsi menahan tekanan tanah dan aliran air.

“Kalau material bronjongnya tidak sesuai standar, daya tahan konstruksi bisa dipertanyakan,” kata seorang sumber yang memahami pekerjaan konstruksi sipil.

Informasi di lokasi menyebut seorang bernama Iwan sebagai pelaksana pekerjaan di lapangan. Namun hingga berita ini disusun, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan melalui pesan singkat tidak mendapat respons.

Sejumlah pemerhati tata kelola pembangunan daerah menilai absennya papan proyek merupakan indikasi lemahnya transparansi dalam pelaksanaan kegiatan infrastruktur. Tanpa informasi tersebut, masyarakat tidak dapat melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran maupun spesifikasi pekerjaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari instansi teknis di Pemerintah Kabupaten Bogor mengenai proyek dinding penahan tanah di Cilebut Barat tersebut, termasuk mengenai nilai anggaran, kontraktor pelaksana, dan spesifikasi material yang digunakan.

Jika proyek tersebut menggunakan anggaran pemerintah, ketiadaan papan informasi selama pekerjaan berlangsung berpotensi menimbulkan pertanyaan serius mengenai pengawasan dan keterbukaan dalam pelaksanaan proyek infrastruktur daerah.

(DevChoz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *