Surakarta – Rutan Kelas I Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui penyelenggaraan Wisuda Santri Pondok Pesantren Sareh Semeleh yang digelar di Aula Laras Jiwo, Jumat (19/06). Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, lima pondok pesantren mitra kerja, jajaran petugas, serta para santri Pondok Pesantren Sareh Semeleh. Acara dibuka secara langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan.
Dalam sambutannya, Karutan Surakarta menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program pembinaan keagamaan di Rutan Surakarta. Menurutnya, keberhasilan wisuda ini merupakan bukti nyata bahwa proses pembinaan spiritual dapat berjalan dengan baik meskipun dilaksanakan di lingkungan pemasyarakatan. Ia berharap proses pembelajaran para santri tidak berhenti setelah wisuda, namun terus berlanjut sebagai bekal kehidupan di masa mendatang.
βWisuda ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus meningkatkan kualitas diri. Kami berharap para santri dapat menjaga semangat menuntut ilmu agama, mengamalkan nilai-nilai kebaikan, serta menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat. Pembinaan keagamaan merupakan investasi moral yang akan membawa manfaat besar bagi masa depan warga binaan,β ujar Bhanad.
Sementara itu, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap keberadaan Pondok Pesantren Sareh Semeleh sebagai sarana pembinaan kerohanian bagi warga binaan. Program tersebut dinilai mampu menghadirkan suasana pembelajaran yang positif sekaligus menjadi wadah pembentukan karakter dan akhlak yang lebih baik bagi para santri selama menjalani masa pembinaan di Rutan Surakarta.
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 15 orang perwakilan warga binaan secara simbolis naik ke atas panggung untuk menerima sertifikat tanda kelulusan yang disaksikan oleh para tamu undangan dan santri lainnya. Kegiatan wisuda ini menjadi bagian dari upaya Rutan Surakarta dalam membekali warga binaan dengan nilai-nilai keagamaan, spiritualitas, dan akhlak mulia. Melalui program Pondok Pesantren Sareh Semeleh, diharapkan para warga binaan tidak hanya siap kembali ke masyarakat, tetapi juga mampu menjadi teladan serta pemuka agama di lingkungan masing-masing setelah bebas kelak.
(Red)

