Arah Angin Berubah Jadi Tantangan Utama Padamkan Api di Rimbo Panjang

KAMPAR – Kebakaran lahan gambut di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar masih berlangsung.

Memasuki hari kedua pada Jumat, 4 September 2026, tim gabungan baru berhasil mendinginkan 0,25 hektar dari total 1 hektar lahan yang terbakar.

Lokasi Sulit, Gambut Tebal Jadi Kendala

Kebakaran terjadi di Jalan Madura, Dusun II RT/RW 002/002, Desa Rimbo Panjang, dengan koordinat 0.444946, 101.333321.

Karakteristik lahan berupa gambut tebal yang tertutup semak belukar membuat api mudah menyusup ke lapisan bawah tanah dan sulit dipadamkan sepenuhnya.

Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, S.I.K mengatakan medan di lokasi menjadi tantangan tersendiri bagi personel di lapangan.

Arah Angin Berubah Hambat Pendinginan

Selain tekstur tanah, arah angin yang terus berubah-ubah disebut menjadi kendala utama.

Kondisi itu membuat proses pendinginan terhambat dan berpotensi menimbulkan titik api baru di area sekitar.

“Angin yang tidak menentu membuat kami harus ekstra waspada. Api bisa muncul lagi kapan saja,” ujar AKBP Boby, Sabtu (9/2026).

23 Personel Gabungan Dikerahkan Tanpa Damkar

Operasi dimulai pukul 09.00 WIB dengan kekuatan 23 personel. Rinciannya 10 personel Polri, 2 personel TNI, dan 11 personel BPBD Kabupaten Kampar.

Hingga saat ini Manggala Agni dan Damkar Kabupaten Kampar belum terlihat di lokasi.

Peralatan yang digunakan antara lain 1 unit tangki air, 2 unit mesin mini strike, 2 unit mesin Honda GX 200, puluhan gulung selang, nozzle, dan embung terpal. Mobilitas tim didukung 5 unit motor dan 2 unit mobil.

Strategi Sekat dan Penyiraman Intensif

Untuk mencegah perluasan, tim melakukan penyekatan di area yang belum terbakar melalui penyiraman air secara intensif.

Pemantauan terhadap titik api dan kepulan asap dari dalam tanah juga terus dilakukan.

Hingga pukul 18.40 WIB, progres pemadaman tercatat 0,25 hektar. Sementara sisa 0,75 hektar masih mengeluarkan asap.

Operasi Dilanjut, Semangat Pantang Pulang Sebelum Padam

Mengingat kondisi medan, kegiatan pemadaman dihentikan sementara pada malam hari untuk evaluasi dan istirahat personel. Operasi dipastikan akan dilanjutkan hari ini.

AKBP Boby menegaskan situasi di lokasi saat ini aman dan kondusif.

“Komitmen kami jelas, pantang pulang sebelum padam,” tegasnya.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *