Wujudkan Lingkungan Pemasyarakatan Yang Humanis, Lapas Cilegon Sosialisasikan Budaya Beretika dan Bersetetika

CILEGON, INFO_PASS – Dalam upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tertib, nyaman, dan berorientasi pada pembinaan karakter, petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada seluruh warga binaan di blok hunian pada hari Jum’at (23/10/26). Kegiatan ini mengedepankan penerapan nilai Lapas Beretika dan Bersetetika sebagai bagian dari upaya membangun budaya positif di lingkungan pemasyarakatan.

Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran warga binaan akan pentingnya menjaga sikap, perilaku, sopan santun, kebersihan, serta kerapian lingkungan hunian. Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai etika dalam berinteraksi sehari-hari sekaligus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman.

Petugas memberikan pemahaman bahwa kehidupan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada kepatuhan terhadap tata tertib, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Penerapan nilai beretika dan bersetetika diharapkan menjadi kebiasaan positif yang tumbuh dari kesadaran setiap individu.

Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Wahyu Trah Utomo, menegaskan pentingnya membangun lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya tertib secara aturan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan kepedulian terhadap lingkungan.

β€œMelalui sosialisasi ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran seluruh warga binaan bahwa etika dalam bersikap dan kepedulian terhadap kebersihan serta kerapian lingkungan merupakan bagian penting dari proses pembinaan. Kami berharap nilai-nilai tersebut dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari di dalam lapas,” ujar Wahyu Trah Utomo.

Ia juga menekankan bahwa terciptanya lingkungan lapas yang aman, nyaman, dan kondusif membutuhkan peran serta seluruh pihak. Oleh karena itu, sinergi antara petugas dan warga binaan menjadi faktor penting dalam mewujudkan suasana hunian yang tertib, harmonis, dan mendukung keberhasilan pembinaan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Lapas Kelas IIA Cilegon terus mendorong penguatan budaya positif dengan menjadikan etika, kedisiplinan, kebersihan, dan kepedulian sebagai bagian dari keseharian warga binaan.

Komitmen Lapas Beretika dan Bersetetika diharapkan tidak sekadar menjadi slogan, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, sebagai langkah membangun lingkungan pemasyarakatan yang lebih humanis, tertata, dan berintegritas.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *