Bogor | (HSB) – Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) didapati terbengkalai dan hanya diberikan bahan material bekas oleh pihak desa kepada masyarakat kampung Honje RT01 RW 05 desa Cibeber 11 Kecamatan Leuwiliang.
Menurut pemilik rumah Lilis, ia tidak diberitahukan harga masing – masing bahan materialnya. Jangan pun harganya nota pembelanjaan juga tidak diberikan. Dan sekarang rumah kami tidak bisa di huni karena kekurangan bahan keramik, semen dan pasir dan pihak desa juga bilangnya anggarannya sudah habis. Saya cuma seorang janda yang ditinggal meninggal oleh almarhum suami dan untuk makan saja saya bingung harus cari kemana,” keluhnya.
Dari pengakuan TPK hanya diberikan ke pihak melalui CV dan kami hanya mengawasi saja dan tidak memotong sepeser pun dari anggaran itu.
Berdasarkan pantauan media dilapangan, rumah tersebut tidak memakai lantai keramik hingga belum bisa ditempati. Kamis (5/1/23).
Berikut daftar bahan material tersebut:
- Hebel 5 kubik
- Pasir 1 losbak
- Semen perekat 3 sak
- Semen biasa10 sak
- Batu spirt 1 losbak
- Besi cor 10 batang
- Kusen pintu + daun 2 set
- Kusen jendela + daun dengan kaca 3 set
- Balok 10 batang
- Pintu kamar mandi 1 set
- Kloset 1 buah
- Genteng bekas 1000 buah.
(Sanusi)

