Banner IDwebhost

Masyarakat Babel Tergabung Di Gemas Tolak Kenaikan BBM

Pangkalpinang (HSB)- Kebijakan pemerintah pusat menaikan BBM baik jenis pertalite, pertamax dan bio solar, tentunya berpengaruh dengan ikut melambungnya harga sembako, biaya transportasi umum yang digunakan oleh masyarakat, maupun lainnya.
Kebijakan itulah yang memicu ada aksi unjuk rasa atau demo dari elemen masyarakat Indonesia sebagai bentuk protes terhadap pemerintah pusat, lantaran kebijakan menaikan BBM menyusahkan rakyat kecil atau masyarakat yang berpenghasilan rendah atau miskin.

Hampir sebagian besar aksi unjuk rasa dari elemen masyarakat yang ada di provinsi-provinsi yang dimotori oleh mahasiswa Universitas atau penguruan tinggi menggelar aksi unjuk rasa untuk meminta kepada Presiden Jokowi atau pemerintah pusat untuk meninjau kembali kebijakan menaikan BBM yang menyengsarakan rakyat kecil.

Aksi unjuk rasa menolak kebijakan pemerintah pusat tersebut tidak hanya dilakukan oleh masyarakat yang ada ibukota Jakarta atau provinsi besar lainnya, akan tetapi elemen masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ikut serta menyuarakan protes terhadap kenaikan BBM oleh Presiden Jokowi.

Pantauan jejaring media ini, tampak ada ribuan elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Sipil Bangka Belitung yang di singkat “Gemas Babel”, hampir seluruh peserta unjuk rasa sebagian besar didominasi mahasiswa-i dari perwakilan organisasi mahasiswa Universitas atau Perguruan Tinggi se-Bangka Belitung.Rabu (14/09/2022) sore.1095683.

Antalain ; BEM Polman, DEMA IAIN SAS Babel, BEM UNMUH Babel, BEM STIKES ABDI NUSA, BEM UBB, BEM STIE PERTIBA, DPC PERMAHI Babel, PC PMII Pangkalpinang dan lain-lainnya.

Dalam orasi Gemas Babel menyampaikan Pernyataan Sikap atau tuntutan peserta aksi unjuk rasa dari elemen masyarakat yang tergabung Gerakan Masyarakat Sipil Babel yang digelar di jalan Ahmad Yani Simpang Tujuh Kota Pangkalpinang dan juga disepakati atau didukung oleh Ketua DPRD Kepulauan Bangka Belitung H. Herman Suhaidi dan disaksikan oleh Yunan Helmi Assisten III Pemerintahan Provinsi Kepulauan Bangka Belintung.

Berikut pernyataan sikap atau tuntutan aksi Gemas Babel ;

  1. Cabut kebijakan kenaikan Harga BBM dan Berantas Mafia Migas
  2. Cabut UU cipta kerja, UU IKN, UU Minerba, batalkan RKUHP, dan RUU Sisdiknas
  3. Tegakkan reformasi agraria sejati.

(Sumber : KBO Babel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *