CILEGON, INFO_PASS β Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Banten melaksanakan kegiatan Penguatan Kinerja dan Pelayanan Publik kepada seluruh jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon. Kegiatan ini menjadi bagian dari kunjungan kerja yang bertujuan memastikan seluruh layanan pemasyarakatan berjalan optimal, profesional, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat, pada Senin, (06 Juli 2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Banten didampingi langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, meninjau secara langsung layanan kunjungan yang diberikan kepada masyarakat. Peninjauan dilakukan mulai dari area penerimaan pengunjung, proses administrasi, hingga mekanisme pelayanan kunjungan untuk memastikan seluruh prosedur berlangsung tertib, transparan, cepat, dan sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan.
Tidak hanya melakukan peninjauan, Kakanwil juga menyempatkan diri berinteraksi secara langsung dengan masyarakat dan keluarga warga binaan yang tengah memanfaatkan layanan kunjungan. Dengan suasana yang hangat dan penuh keakraban, beliau mendengarkan berbagai tanggapan, masukan, serta pengalaman para pengunjung sebagai bentuk evaluasi terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh Lapas Cilegon.
Kepada seluruh petugas, Kakanwil menegaskan bahwa pelayanan publik merupakan wajah utama organisasi. Oleh karena itu, setiap insan pemasyarakatan dituntut untuk selalu mengedepankan sikap ramah, responsif, profesional, serta memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.
Sebagai puncak kegiatan, Kakanwil memberikan arahan dan penguatan kepada seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Cilegon. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga integritas sebagai pondasi utama dalam pelaksanaan tugas serta membangun budaya kerja yang berorientasi pada akuntabilitas dan pelayanan prima.
Beliau juga mengajak seluruh pegawai untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi antarbidang, serta menghadirkan pelayanan yang humanis kepada masyarakat maupun warga binaan. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pemasyarakatan tidak hanya diukur dari keamanan, tetapi juga dari kualitas pelayanan publik yang mampu memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Integritas bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi budaya kerja yang tercermin dalam setiap tindakan. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan sepenuh hati, karena setiap pelayanan yang kita berikan adalah cerminan kehadiran negara di tengah masyarakat,” tegas Kakanwil dalam arahannya.
Melalui kegiatan penguatan ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Cilegon semakin berkomitmen untuk menjaga profesionalisme, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan pemasyarakatan yang modern, humanis, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat sesuai dengan arah kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
(Red)

