Kota Bekasi – Sehubungan dengan terkait pemberitaanΒ di beberapa media onlineΒ terkait gangguan aksi premanisme di Apartemen Kemang View Bekasi danΒ mengatakan sempat terjadi kehilangan sepeda motor, Akhirnya pihak Pengelola Parkir Kemang Apartement View (KVA) pun Angkat Bicara.
Hasil pertemuan dan wawancara kepada pihak pengelola parkir KVA, membantah adanya tuduhan sering terjadi kehilangan sepeda motor di dalam lingkungan parking KVA.
Pihak pengelola parkirΒ Kemang View dalam hal iniΒ diwakili oleh Hery surya selaku Manager parking mengungkapkan sejak pengolahan lahan parkir yang dipegang dan menjadi tanggung Jawabnya,Β lebih dari dua tahun iniΒ belum pernah ada peristiwa kehilangan, terkait Pemberitaan yang beredar sering terjadinya kehilangan sepeda motor di KVA, itu adalah Fitnah semata Ujar Hery Surya kepada awak media,minggu (26/05)
Lebih lanjut, Hery menjelaskan pihak pengelola memang pernah mendapatkan laporan dari salah satu penghuni KVA pada waktu ituΒ hari jum’at di bulan mei 2024 kira – kira pukul 18:30 supirnyaΒ kehilangan sepeda motor, dan begitu mendapatkan laporan tersebut kami bersama Tim langsung bergerak cepat melakukan pencarian, JelasnyaΒ
Dan tidakΒ kurang dari dua jam kami bersama tim berhasil menemukan kembali sepeda motornya tersebut, danΒ menurut keterangan dari pemilik motor yang mengaku bernama Dadang dengan berdomisili Cikarang, dirinya mengaku bahwa kejadian ini adalah murni dari kelalaiannyaΒ sendiri yang mana karcis masuk parkir ada di dashbord motor dan kunci motor tergantung di motor.ungkap Herry
Dan Beliau juga sangat berterima kasih dan minta maaf sekaligus merasa puas dengan pelayanan dan reaksi pengelola parkir yang sangat cepat dalam penanganannya,begitu ungkap pak Hery surya menutup pembicaraannya.
(Irwan Simanjuntak/Red)
Beranda
Berita Daerah
Terkait Pemberitaan Sering Terjadi Pencurian Motor di Apt Kemang View, Pihak Pengelolah Parkir : "Itu Fitnah dan Tidak Benar"
Terkait Pemberitaan Sering Terjadi Pencurian Motor di Apt Kemang View, Pihak Pengelolah Parkir : “Itu Fitnah dan Tidak Benar”

