Purwakarta | HSB – Setidaknya ada Lima Pengusaha atau pihak Ketiga atau penyedia Jasa yang telah merasa di rugikan oleh pihak Dinkes akibat janji janji manis akibat ulah Oknum Sekdis, akhirnya Kelima Pihak Ketiga inipun berinisiatip untuk mempertanyakan kapan pekerjaan nya akan di berikan, sementara Kami telah memberikan sejumlah uang dan Uang yang telah kami berikan jumlahnya tidak sedikit, ada yang 10 juta rupiah, ada yang 15 Juta Rupiah dan ada yang 20 juta rup8ah serta ada juga uang yang kami kirimkan sebesar 25 juta rupiah kepada oknum pegawai Dinkes dan pegawai Dinkes tersebut mentransferkan uang yang dari ES, kepada Oknum Sekdis. Bukan hanya itu saja, terakhir pada tanggal 15 Agustus 2024 ES juga telah memberikan sejumlah uang sebesar 18 Juta Rupiah untuk kegiatan Paduan Suara, Kata IR saat berhasil di konfirmasi langsung di Kediaman nya di Kelurahan Munjul Jaya ( 28/10/2024 ).”
Saya tidak akan memberikan toleransi kepada siapapun, mau dia istri nya SEKDA sebagai pejabat tinggi di Purwakarta ataupun pejabat mana pun saya tidak takut, andai persoalan ini tidak mau bertanggungjawab, saya tidak perduli, saya akan seret semuanya ke meja hijau agar mendekam di Penjara. Ingat, saya memiliki bukti Transferan uang yang nominalnya berpariatif dari sejumlah pihak ke tiga hingga Ratusan Juta Rupiah,tegasnya.”
Jika pihak dinas terutama Oknum SEKDIS tidak bertanggung jawab secepatnya, maka saya akan membuat laporan polisi agar sesegera mungkin mereka yang telah memakan uang Proyek dari pihak ke tiga kepada Oknum Sekdis DINAS KESEHATAN agar segera di proses secara hukum,tegas IR dengan lantang nya.”
Saya terus memberikan kesabaran dan ruang untuk bertangungjawab agar semua persoalan segera terselesaikan sehingga menjadi kondusif, bukan malah sebaliknya, saya biarkan kalian seenaknya membiarkan masalah ini terus berlarut dan seolah mau lepas tangan dan jangan anggap saya tidak berkompeten serta tidak berani unruk melaporkan perkara ini kepada Aparat Penegak Hukum, tunggu saja akan saya laporkan hari ini, tegas Ir.
Saya kurang sabar bagaimana dan saya telah memberikan ruang dan waktu untuk segera di selesaikan secepatnya agar tidak gaduh dan menyebar kemana mana dugaan kasus gratifikasi ini,apalagi,jika para wartawan atau para LSM telah mendengar kabar tidak baik ini di lingkungan Dinas Kesehata.n akan semakin runyam. Jika para wartawan dan LSM mendengar ada kabar ini, bagaimana rumitnya persoalan ini kedepan, tapi biarlah, jika DINAS KESEHATAN tidak ada itikad baik untuk mengembalikan Uang sebesar 283 Juta rupiah itu kepada kami sebagai pihak Ketiga, maka tunggu kehancuran karier, Kredibilitas,dan Integritas, kalian atas kasus ini, kata IR dengan tegasnya.’
Jika kasus uang proyek yang telah di makan oleh oknum SEKDIS KESEHATAN tidak segera di selesaikan hari ini,maka saya akan mengambil langkah hukum dengan setegas tegas nya, agar semua di penjara ucap IR dengan nada kesal.”
Saya juga heran, dalam kasus dugaan uang Transferan yang nominal nya mencapai Ratusan Juta Rupiah dari Pihak Ke Tiga yang di duga telah di terima oleh Oknum SEKDIS DINKES, padahal SEKDA PURWAKARTA menurut kabar telah turun tangan via telepon kepada Kadinkes memberikan intruksi kepada Kadis Dinkes untuk sesegera mungkin di selesaikan, tapi kenapa baik Oknum Kadis, Oknum Sekdis dan para Oknum Kabid seolah menganggap sepele atas persoalan ini,kata IR.
Jika memang kalian ngeyel dan tidak mau menyelesaikan perkara ini, baik akan saya buktikan dan saya akan melaporkan persoalan ini kepada pihak Aparat Penegak Hukum agar segera di proses sesuai hukum yang berlaku di indonesia karena menurut saya, persoalan ini sangat jelas telah di anggap melanggar hukum dan bisa di sebut Gartifikasi karena saya memiliki bukti Transferan hingga Ratusan Juta Rupiah dari pihak Ke Tiga, tegas IR.”Kamis ( 12/12/2024 ).”
Di tempat terpisah, menurut Dirut salah satu CV Perusahaan yang telah lama bergerak di bidang kontruksi pekerjaan dan telah lama bekerja sama dengan pihak pemerintah daerah Kabupaten Purwakarta, tepatnya yang berdomisili di sekitaran Lapang Polri.
“ES selaku Dirut di salah satu CV Penyedia Jasa, saat berhasil di konfirmasi mengenai sejumlah UANG TRANSFERAN hingga mencapai RATUSAN JUTA RUPUAH kepada oknum pegawai DINAS KESEHATAN dan Oknum Pegawai DINAS KESEHATAN Meneruskan uang transferan dari pihak Ke tiga itu kemudian di Transferkan kembali kepada OKNUM SEKERTARIS DINAS KESEHATAN hingga beberapa kali di benarkan oleh ES selaku Dirut di salah satu CV Perusahaan Jasa Konstruksi saat di konfirmasi langsung di Jalan raya Veteran Senin ( 21 /10/ 2024 )
ES, melanjutkan. Sudahlah jangan di bahas lagi, di situkan ada adik saya yang baru mau merintis usaha, sudahlah Pak, jangan di ganggu, biarkan dia usaha agar tenang dan jangan di beritakan, ucap ES memohon agar tidak di beritakan.”
Menurut Sumber lain yang ada di lingkungan Dinkes, benar Pak. Bos ES itu memang pelit dan sangat selektip sekali jika berbicara urusan keuangan. Saya pernah meminjam,, tapi ES bilang apa jaminan nya dan ketika kita tidak memiliki jaminan, maka saudara Es itu tidak akan memberikan uang sepeserpun, kecuali kita memiliki jaminan pekerjaan dan jika urusan nya seputar dinas,berapa pun nilai uang nya, ES akan segera merespon dan akan segera memberikan uang jaminan asalkan ada pekerjaan, ungkap salah satu Nara Sumber yang namanya tidak mau di sebutkan dengan nada kesal.
Perlu di ketahui juga,bahwa peran seorang Kang Ridwan sangat peduli terhadap CV yang di miliki oleh ES, sehingga uang anggaran Transfer yang telah di lakukan transaksi oleh ES kepada Oknum Pegawai Dinkes yang mencapai Ratusan Juta Rupiah tepatnya kurang lebih di angka 115 Juta dan sekarang CV pemilik ES mendapatkan pekerjaan di Dinas Kesehatan untuk pemeliharaan itu adalah berkat campur tangan Kang Ridwan, seharusnya Bos ES itu mengucapkan terimakasih kepada Kang Ridwan yang telah mengupayakan uang nya hingga ratusan juta rupiah dapat di selamatkan oleh Kang Ridwan dan mendapatkan pekerjaan pemeliharaan pada Dinas Kesehatan meskipun saat ini sedang dalam tahapan proses lelang di LPSE, pada saat itu dan malaha. Pekerjaan Bos ES itu di Dinas Kesehatan telah selesai di kerjakan,tegas Salah satu sumber.
Bukan hanya itu, peran Kang Ridwan di seputaran dugaan kasus Gratifikasi ini juga memiliki pengaruh yang sangat tinggi sampai sampai Sekda pun ikut pusing untuk segera menyelesaikan perkara dugaan gratifikasi pada Dinas Kesehatan melalui Kadinkes, Sekdis dan Kabid untuk segera di selesaikan agar tidak menjadi polemik yang berkepanjangan apalagi sampai berujung kepada aparat penegak Hukum,,ucapnya.”
” HAK JAWAB BERITA “
Catatan Redaksi : Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, atau Hak Jawab atas berita yang telah di muat di media online Galuh Pakuan Nusantara, sebagaimana telah diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.
Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: red.galuhpakuannusantara@gmail.com… Mobile….081319174040…Terima kasih.( Red ).
Beranda
Nasional
Polemik dalam Lingkaran Dugaan Kasus Uang Transferan Hingga Ratusan Juta Rupiah Yang Diduga Melibatkan Nama Sekdis Dinas Kesehatan Terus Menjadi Kontroversi
Polemik dalam Lingkaran Dugaan Kasus Uang Transferan Hingga Ratusan Juta Rupiah Yang Diduga Melibatkan Nama Sekdis Dinas Kesehatan Terus Menjadi Kontroversi

