Surakarta β Rutan Kelas I Surakarta terus memperkuat pembinaan yang adaptif dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup Warga Binaan. Berkolaborasi dengan Tim Duta BKKBN Kota Surakarta, Rutan Surakarta menggelar sosialisasi pencegahan stunting bagi 20 Warga Binaan usia remaja dengan rentang 15β24 tahun di Aula Laras Jiwo, Senin (06/07). Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Subseksi Administrasi dan Perawatan, Dhimas Ronggo sebagai bentuk komitmen Rutan Surakarta dalam menghadirkan edukasi kesehatan yang relevan bagi generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta memperoleh pembekalan komprehensif mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi sepanjang rentang kehidupan sebagai fondasi pencegahan stunting. Materi mencakup pemilihan makanan sehat dan bergizi seimbang, perhitungan kebutuhan kalori, pemahaman kandungan gizi dalam makanan, hingga upaya pencegahan anemia pada remaja. Edukasi ini diharapkan mampu membangun kesadaran bahwa pencegahan stunting tidak hanya dimulai saat seseorang telah berkeluarga, tetapi perlu dipersiapkan sejak usia remaja melalui pola hidup dan pemenuhan gizi yang tepat.
Sosialisasi berlangsung dinamis melalui pendekatan interaktif yang menempatkan peserta sebagai bagian aktif dalam proses pembelajaran. Beragam metode diterapkan, mulai dari studi kasus, diskusi kelompok, permainan edukatif, simulasi, Champion Wall, refleksi diri, teknik fasilitasi, hingga penyusunan rencana aksi. Pendekatan tersebut membuat materi lebih mudah dipahami sekaligus mendorong para peserta untuk berpikir kritis, menyampaikan pendapat, bekerja sama, dan menghubungkan pengetahuan yang diperoleh dengan situasi nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih dari sekadar transfer informasi, kegiatan ini menempatkan remaja sebagai subjek perubahan yang memiliki kapasitas untuk menyuarakan hak kesehatan, membangun lingkungan yang suportif, serta melibatkan teman sebaya dalam menyebarluaskan perilaku hidup sehat. Melalui proses refleksi dan penyusunan rencana aksi, para peserta didorong menjadi agen perubahan yang mampu membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya, baik selama menjalani masa pembinaan maupun ketika kembali ke tengah masyarakat.
Kolaborasi antara Rutan Surakarta dan BKKBN Kota Surakarta ini menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam membangun generasi muda yang sehat, sadar gizi, dan berdaya. Melalui semangat βCegah Stunting Itu Penting,β Rutan Surakarta menegaskan bahwa ruang pembinaan juga menjadi ruang tumbuhnya pengetahuan, kesadaran, dan harapan baru, sehingga setiap remaja memiliki kesempatan untuk mempersiapkan masa depan yang lebih sehat serta berkontribusi dalam mewujudkan generasi Indonesia yang berkualitas.
(Red)

