Banner IDwebhost

Gakorpan Ingatkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria “Raport Merah” Jakarta Kota Terburuk Di Dunia

JAKARTA (HSB) – Waketum DPP Gakorpan .FRN Presisi Polri Bernard B Birvan Siagian SH saat melakukan konferensi pers di Klinik GAKORPAN, FRN Presisi Polri di Moeldoko Center ,BAI DKI Jakarta. dan menulis Surat terbuka kepada Ahmad Riza Patria Wakil Gubernur Pemprov DKI Jakarta. perihal “Raport Merah Kota Jakarta sebagai Kota terburuk di Dunia”. Sabtu ,1 Oktober 2022

Hal ini dicetuskan oleh Dr Bernard B Birvan Siagian SH. Dirinya Tidak semata-mata mengatakan hal tersebut dikarenakan Rasa Kecintaan Rakyat Indonesia, bahwa Ibu kota Negara mendapatkan Prestasi Raport Merah Tinggal di Landasan. Dan juga sebagai urutan pertama kota terburuk didunia, kemudian Dubai Emirat Arab, Brasillia dan Kota Atlanta di Amerika Serikat. Adapun Gakorpan merealese situs Arsitektur Dunia “Rethinking The Future. RTF yang Prematur menempatkan Ibu kota Jakarta sebagai Kota dengan Predikat Terburuk didunia.

Bernard Pun mengatakan, “Jakarta dengan Tata Ruang semrawut Kota dengan penilaian kumuh, Padat dan memiliki tingkat Pencemaran Air Limbah B.3 yang berbahaya bagi masyarakatnya, dan dampaknya sangat signifikan sangat luas dan menakutkan ,Selain Jakarta disusul oleh Dubai, Brasillia dan Atlanta New Jersey pun demikian. jika dikaji lebih mendalam oleh WALHI atau Pakar pakar Lingkungan Hidup Jakarta pun bisa disebut “Desain Tata Kota Terburuk di Dunia” sungguh sangat Miris melihatnya, kita GAKORPAN melihatnya ,didalam Artikel R.T.F.”Ten Examples of “BAD”. Urban City Planning yang termasuk di Situs web re thingking The Future.com. Jakarta Ruang terbuka Hijau sangat Kurang. Taman-taman bermain serta sosialisasi Pemuda dan Warga masyarakat masih sangat sedikit.” Tuturnya

“Di Jakarta angka Kriminalitas dan Kamtibmas ,Kerawanan Pemicu Exces buruk Demonstrasi dan Anarkhisme yang mengganggu Stabilitas Nasional, juga menjadi sorotan Penilaian Kota Terburuk di dunia. dengan Torehan Raport Merah.”

Ahmad Riza Patria, Wagub Pemprov DKI Jakarta.,(23/08/2021) Satu Tahun berselang pernah membantahnya dikatakan Penilaian Raport Merah Tata kota Terburuk Didunia. itu sangat berlebihan. Sebagai ibu kota Negara Republik Indonesia ini Sofisticated ..?! Ahmad Riza membantahnya tidak berdasarkan sampling yang akurat dan harus dipertanyakan ,itu hanya “HOAX”.A Riza mengakui memang banyak Persoalan mendasar yang ditumbulkan Aspek Penataan Kota ini yang belum teratasi.

Perihal Penatalaksanaan ,Maintenence” BANJIR “.Maintenance “KEMACETAN LALU LINTAS “,Saat sibuk Pagi dan Sore hari walau dibantu sekarang Moda Transportasi Rakyat semacam motor, dan lain-lainnya tetap Kemacetan belum bergeming dan sirna dari persoalan mendasar Kota Jakarta. Prinsipnya : ” (1).Semua Gubernur dari Era terdahulu sampai sekarang sangat berusaha Aspek, hal tersebut demi mengangkat dan menjadikan Kota Jakarta sebagai Kota yang lebih baik, menjadi Kota impian untuk INDONESIA Aman, nyaman, damai dan Sejahtera.”THE DREAM CITY OF INDONESIA” ke (2) Prinsip semua Aspek dan semua sektor tatakota dan SDM nya juga harus dikaji ulang untuk ditelaah dan dikonsultasikan dengan Pemerintah Pusat. kemudian harus dibuatkan Planing untuk Perbaikan sesuai Tupoksi, SOP dengan seksama. Tidak tambal sulam, Kita mesti tambahkan, bantu dan mempelajari Penilaian dibuat “RETHINGKING THE FUTURE.”.Recovery Together Recovery Stronger Pasca Pandemi Covid – l9 dan juga ditengah keterpurukan Multi Krisis di Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Tutupnya

Reporter : Budi
Editor : TBW

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *