CILEGON, INFO_PASS β Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan Lembaga Pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Salah satunya melalui pelaksanaan kegiatan tes urine dan asesmen Relawan Anti Narkoba bagi warga binaan yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cilegon.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 8 Juli 2026, di Lapas Kelas IIA Cilegon ini merupakan bagian dari implementasi Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta upaya mewujudkan Lapas yang Bersih dari Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba (HALINAR).
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 150 warga binaan akan mengikuti tes urine yang diawasi langsung oleh personel BNN Kota Cilegon. Selain itu, tim yang terdiri dari dokter dan asesor BNN juga akan melaksanakan asesmen terhadap calon Relawan Anti Narkoba dari kalangan warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan BNN merupakan langkah strategis dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan Lapas yang aman, bersih, serta mampu membangun kesadaran warga binaan untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika.
Program pembentukan Relawan Anti Narkoba juga menjadi bagian penting dalam menumbuhkan peran aktif warga binaan sebagai agen perubahan yang mampu mengedukasi sesama warga binaan mengenai bahaya narkoba. Dengan demikian, upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui pengawasan, tetapi juga melalui pemberdayaan dan peningkatan kesadaran bersama.
Sinergi antara Lapas Kelas IIA Cilegon dan BNN Kota Cilegon diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari narkoba sekaligus mendukung keberhasilan program pembinaan bagi warga binaan.
(Red)

